Mohammad Mahesa Aditiya, Mahesa and Arvenda Rezky Pratama, Arvenda and Angreni, Ayuhastuti (2026) Perbandingan Bentuk Sediaan Oral Berbasis Melatonin Dalam Terapi Insomnia Dengan Metode Narrative Review. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Kementkes Bandung.
Preview |
Text
Cover.pdf Download (136kB) | Preview |
Preview |
Text
Abstrak.pdf Download (161kB) | Preview |
Preview |
Text
Kata pengantar.pdf Download (129kB) | Preview |
Preview |
Text
Daftar isi.pdf Download (176kB) | Preview |
Preview |
Text
Bab 1.pdf Download (142kB) | Preview |
|
Text
Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (204kB) |
|
|
Text
Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (133kB) |
|
|
Text
Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (185kB) |
|
|
Text
Bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (182kB) |
|
Preview |
Text
Bab 6.pdf Download (127kB) | Preview |
|
Text
Daftar pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (110kB) |
Abstract
Insomnia merupakan gangguan tidur yang dapat menurunkan kualitas hidup, produktivitas, serta meningkatkan risiko berbagai masalah kesehatan. Melatonin merupakan hormon endogen yang berperan dalam mengatur ritme sirkadian dan telah banyak digunakan sebagai terapi insomnia. Perkembangan teknologi sediaan farmasi menghasilkan berbagai bentuk sediaan oral berbasis melatonin, seperti tablet immediate-release (IR), tablet extended-release (ER), kapsul, tablet orodispersible (ODT), dan oral spray, yang memiliki karakteristik farmasetik, bioavailabilitas, dan efektivitas terapi yang berbeda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbandingan karakteristik sediaan, bioavailabilitas, dan efektivitas berbagai sediaan oral berbasis melatonin dalam terapi insomnia. Penelitian ini merupakan penelitian kepustakaan (library research) dengan metode Narrative Literature Review (NLR). Penelusuran literatur dilakukan melalui basis data Google Scholar, PubMed, dan ScienceDirect menggunakan kata kunci yang berkaitan dengan melatonin, sediaan oral, dan insomnia. Artikel diseleksi berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi dengan rentang publikasi tahun 2016–2026. Data yang memenuhi kriteria diekstraksi, kemudian dianalisis secara deskriptif naratif berdasarkan karakteristik sediaan, bioavailabilitas, farmakokinetik, serta efektivitas terapi. Hasil kajian menunjukkan bahwa setiap bentuk sediaan oral berbasis melatonin memiliki karakteristik yang berbeda. Tablet IR dan oral spray memberikan onset kerja yang lebih cepat sehingga lebih sesuai untuk mengatasi kesulitan memulai tidur (sleep onset insomnia). Sebaliknya, tablet ER, tablet prolonged-release (PR), dan kapsul sustained-release (SR) mampu mempertahankan kadar melatonin lebih lama sehingga lebih efektif dalam membantu mempertahankan tidur (sleep maintenance insomnia). Tablet ODT memberikan kemudahan penggunaan, terutama bagi pasien dengan kesulitan menelan, meskipun bukti klinisnya masih terbatas. Perbedaan mekanisme pelepasan obat dan profil farmakokinetik memengaruhi bioavailabilitas serta efektivitas terapi masing-masing sediaan.
Kata kunci: melatonin, insomnia, sediaan oral, bioavailabilitas, Narrative Literature Review.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 615.4 Farmasi Praktis |
| Divisions: | Jurusan Farmasi > D III |
| Depositing User: | Mr. Mohammad Mahesa Aditiya |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 03:38 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 03:38 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/19180 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
