Aprilia, Tia and Mulia, Yuliansyah Sundara and Sulaeman, sule and Rahmat, Mamat (2025) PERBANDINGAN KUALITAS PREPARAT TERSANGKA ONIKOMIKOSIS ANTARA LARUTAN KOH 20% DENGAN KOH 20% + METILEN BLUE. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bandung.
Preview |
Text
COVERR.pdf Download (139kB) | Preview |
Preview |
Text
lembar pengesahan 1.pdf Download (250kB) | Preview |
Preview |
Text
lembar pengesahan.pdf Download (277kB) | Preview |
Preview |
Text
ABSTRAK.pdf Download (93kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR ISI 1.pdf Download (174kB) | Preview |
Preview |
Text
BAB 1.pdf Download (187kB) | Preview |
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (316kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (231kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (262kB) |
|
Preview |
Text
BAB 5.pdf Download (128kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (138kB) | Preview |
Preview |
Text
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI ILMIAH TIA.pdf Download (228kB) | Preview |
Abstract
Onikomikosis merupakan infeksi jamur pada kuku yang memerlukan diagnosis laboratorium yang akurat untuk penatalaksanaan yang tepat. Pemeriksaan mikroskopis menggunakan larutan kalium hidroksida (KOH) 20% merupakan metode yang umum digunakan untuk mendeteksi elemen jamur. Penambahan metilen blue sebagai pewarna tambahan telah diusulkan untuk meningkatkan visibilitas struktur jamur di bawah mikroskop. Penelitian ini merupakan studi komparatif terhadap dua metode preparasi sampel kuku tersangka onikomikosis, yaitu menggunakan KOH 20% dan KOH 20% + metilen blue. Parameter yang dinilai meliputi kejelasan morfologi jamur, kontras, dan kemudahan identifikasi struktur mikroskopis. Berdasarkan uji Mann- Whitney dapat dilihat nilai signifikan yang muncul sebesar sebesar 0.001 yang mana > 0,05, maka dapat disimpulkan bahwa adanya perbedaan antara KOH 20 % dengan KOH 20 % + Metilen Blue yang dimana preparat yang menggunakan KOH 20% lebih optimal untuk mengidentifikasi jamur. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa kualitas preparat dengan KOH 20% lebih baik pada 70% sampel dibandingkan dengan preparat yang menggunakan tambahan metilen blue. Preparat dengan KOH 20% menunjukkan visualisasi struktur jamur yang lebih jelas dan minim gangguan warna latar belakang.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan |
| Divisions: | Jurusan Teknik Laboratorium Medik > DIII |
| Depositing User: | Miss Tia Aprilia |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 08:47 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 08:47 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/15991 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
