Naia Hafidah Rahma, Naia and Wiryanti, Wiwin and Adang Durachim, adang and Kanto, Dhini Annisa Rahmasari (2025) Perbandingan Tingkat Kelunakan dan Kualitas Preparat Jaringan Tulang dengan Menggunakan Beberapa Jenis Larutan Dekalsifikasi. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung.
Preview |
Text
cover kti naia.pdf Download (91kB) | Preview |
Preview |
Text
lembar pengesahan KTI.pdf Download (590kB) | Preview |
Preview |
Text
ABSTRAK.pdf Download (225kB) | Preview |
Preview |
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (227kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (174kB) | Preview |
Preview |
Text
BAB 1.pdf Download (176kB) | Preview |
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (406kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (391kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (503kB) |
|
Preview |
Text
BAB 5.pdf Download (164kB) | Preview |
Preview |
Text
DAPUS.pdf Download (197kB) | Preview |
Abstract
Dekalsifikasi merupakan proses penting dalam pembuatan preparat jaringan tulang untuk analisis histologis. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan efektivitas tiga jenis larutan dekalsifikasi, yaitu asam nitrat 5%, asam format 10%, dan asam klorida 8%, terhadap tingkat kelunakan serta kualitas preparat jaringan tulang mencit. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan 15 pengulangan yang diamati dalam larutan asam nitrat 5%, asam klorida 8%, dan asam format 10% . Proses dekalsifikasi dilakukan selama 48 jam, dengan pengamatan tingkat kelunakan setiap 12 jam dan penilaian kualitas preparat setelah proses pewarnaan Hematoksilin-Eosin.. Hasil penelitian menunjukkan perbedaan signifikan tingkat kelunakan yang ditemukan pada jam ke-36 (p < 0,05), di mana larutan asam klorida 8% menunjukkan kelunakan tercepat. Sementara itu, analisis kualitas preparat jaringan menunjukkan bahwa larutan asam format 10% menghasilkan preparat terbaik, dengan struktur jaringan yang utuh, pewarnaan Hematoksilin-Eosin yang kontras, inti dan sitoplasma sel yang jelas, serta minim artefak. Preparat dari larutan asam klorida 8% cenderung menunjukkan kerusakan morfologi, sementara larutan asam nitrat 5% memberikan hasil sedang. Maka dapat disimpulkan bahwa penggunaan asam format memberikan hasil yang paling baik.
Kata kunci: dekalsifikasi, jaringan tulang, asam nitrat, asam format, asam klorida, kelunakan, kualitas preparat
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 610 Ilmu Kedokteran, Ilmu Pengobatan dan Ilmu Kesehatan 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 611 Anatomi Manusia, Biologi Sel, Biologi Jaringan 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 613.62 Industri Kesehatan 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 619 Kedokteran Eksperimental, Eksperimen Kedokteran, Percobaan Kedokteran |
| Divisions: | Jurusan Teknik Laboratorium Medik > DIII |
| Depositing User: | Miss Naia Hafidah Rahma |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 08:43 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 08:43 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/15938 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
