Alghifari, Muhamad and Sulaeman, Sulaeman and Mulia, Yuliansyah Sundara and Sufa, Hafizah Ilmi (2026) IDENTIFIKASI JAMUR DERMATOFITA PADA MUKENA DI MASJID JALAN BABAKAN LOA KECAMATAN CIMAHI UTARA. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung.
Preview |
Text
1. Cover.pdf Download (85kB) | Preview |
Preview |
Text
2. Lembar Pengesahan.pdf Download (241kB) | Preview |
Preview |
Text
3. Lembar Persetujuan .pdf Download (207kB) | Preview |
Preview |
Text
4. Abstrak.pdf Download (131kB) | Preview |
Preview |
Text
5. Daftar isi.pdf Download (135kB) | Preview |
Preview |
Text
6. bab 1.pdf Download (98kB) | Preview |
|
Text
7. bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (234kB) |
|
|
Text
8. bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (215kB) |
|
|
Text
9. bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (230kB) |
|
Preview |
Text
10. bab 5.pdf Download (108kB) | Preview |
Preview |
Text
11. daftar pustaka.pdf Download (88kB) | Preview |
Preview |
Text
12. surat pernyataan publikasi.pdf Download (259kB) | Preview |
Abstract
Mukena merupakan perlengkapan ibadah yang bersentuhan langsung dengan
kulit dan sering digunakan secara bergantian di masjid. Penggunaan mukena
secara bersama tanpa pengelolaan kebersihan yang baik berpotensi menjadi
media penularan jamur dermatofita. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi
keberadaan jamur dermatofita pada mukena yang digunakan secara bergantian di
masjid di Jalan Babakan Loa Kecamatan Cimahi Utara. Penelitian ini
menggunakan metode observasional deskriptif dengan desain deskriptif survei.
Sampel penelitian berupa 30 mukena yang diambil menggunakan teknik purposive
sampling dari tiga masjid di Jalan Babakan Loa Kecamatan Cimahi Utara.
Pengambilan sampel dilakukan dengan metode swab, kemudian dikultur pada
media Sabouraud Dextrose Agar (SDA) dan diidentifikasi secara makroskopis
serta mikroskopis menggunakan pewarnaan Lactophenol Cotton Blue (LPCB).
Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 30 sampel mukena yang diperiksa,
sebanyak 7 sampel (23,3%) positif mengandung jamur dermatofita, sedangkan 23
sampel (76,7%) tidak ditemukan jamur dermatofita. Seluruh sampel yang positif
teridentifikasi sebagai Trichophyton rubrum berdasarkan karakteristik morfologi
makroskopis dan mikroskopis. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan
bahwa mukena yang digunakan secara bergantian di masjid memiliki potensi
terkontaminasi jamur dermatofita. Oleh karena itu, diperlukan pengelolaan
kebersihan mukena yang baik melalui pencucian secara rutin, pengeringan yang
optimal, serta penyimpanan yang tepat untuk mengurangi risiko kontaminasi
jamur.
Kata kunci: Dermatofita, Mukena, Trichophyton rubrum, Masjid.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 616 Penyakit |
| Divisions: | Jurusan Teknik Laboratorium Medik > DIII |
| Depositing User: | Mr MUHAMAD NOUVAL ALGHIFARI |
| Date Deposited: | 04 Sep 2026 09:07 |
| Last Modified: | 04 Sep 2026 09:07 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/19512 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
