Bagaskara Putra Yulianto, Raditya and Durachim, Adang and Tantri, Widyarti Utami and Nurhayati, Dewi (2026) PERBANDINGAN KUALITAS PREPARAT SEDIMEN URIN PEWARNAAN STERNHEIMER-MALBIN TANPA FIKSASI DAN FIKSASI ALKOHOL 96%. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung.
Preview |
Text
1_COVER.pdf Download (52kB) | Preview |
Preview |
Text
2_LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (107kB) | Preview |
Preview |
Text
3_LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (74kB) | Preview |
Preview |
Text
4_ABSTRAK.pdf Download (91kB) | Preview |
Preview |
Text
5_DAFTAR ISI.pdf Download (188kB) | Preview |
Preview |
Text
6_BAB 1.pdf Download (21kB) | Preview |
|
Text
7_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (554kB) |
|
|
Text
8_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (119kB) |
|
|
Text
9_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (248kB) |
|
Preview |
Text
10_BAB V.pdf Download (12kB) | Preview |
Preview |
Text
11_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (68kB) | Preview |
Preview |
Text
12_SURAT PERNYATAAN.pdf Download (85kB) | Preview |
Abstract
Pemeriksaan sedimen urin merupakan komponen penting dalam urinalisis yang digunakan untuk mendeteksi kelainan ginjal dan saluran kemih. Pewarnaan Sternheimer-Malbin adalah pewarnaan supravital yang bekerja berdasarkan permeabilitas selektif membran sel hidup, sehingga penerapan fiksasi alkohol 96% sebelum pewarnaan berpotensi memengaruhi kualitas pewarnaan yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan kualitas preparat sedimen urin pewarnaan Sternheimer-Malbin antara kelompok tanpa fiksasi dan kelompok dengan fiksasi alkohol 96%. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik dengan pendekatan komparatif. Sampel berupa sisa spesimen urin dari tiga pasien dengan diagnosis Chronic Kidney Disease (CKD) yang diproses menjadi 60 preparat, terdiri atas 30 preparat tanpa fiksasi dan 30 preparat dengan fiksasi alkohol 96%. Kualitas preparat dinilai oleh tiga panelis menggunakan sistem skor ordinal (1–3) berdasarkan kontras warna dan preservasi morfologi elemen sedimen urin. Analisis data dilakukan menggunakan uji Mann-Whitney U dengan taraf signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 93,3% preparat tanpa fiksasi memperoleh skor 3 dibandingkan 66,7% pada kelompok fiksasi alkohol 96%. Uji Mann-Whitney U menghasilkan nilai p = 0,010 (p < 0,05) dengan Mean Rank kelompok tanpa fiksasi sebesar 34,50 dan kelompok fiksasi alkohol 96% sebesar 26,50, sehingga hipotesis diterima. Disimpulkan bahwa prosedur tanpa fiksasi menghasilkan kualitas preparat yang lebih baik secara keseluruhan untuk pewarnaan Sternheimer-Malbin.
Kata kunci: sedimen urin, Sternheimer-Malbin, fiksasi alkohol 96%, kualitas preparat.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 610 Ilmu Kedokteran, Ilmu Pengobatan dan Ilmu Kesehatan |
| Divisions: | Jurusan Teknik Laboratorium Medik > DIII |
| Depositing User: | Mr RADITYA BAGASKARA PUTRA YULIANTO |
| Date Deposited: | 01 Sep 2026 06:59 |
| Last Modified: | 01 Sep 2026 06:59 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/19427 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
