Fathimatuzzahro, Puji and Durachim, Adang and Wiryanti, Wiwin and Hayati, Eem (2026) Perbandingan Metode Oles (Smear) Dan Metode Tekan (Squash) Terhadap Kualitas Preparat Sedimen Urin Dengan Pewarnaan Sternheimer-Malbin. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bandung.
Preview |
Text
1_COVER.pdf Download (67kB) | Preview |
Preview |
Text
2_LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (395kB) | Preview |
Preview |
Text
3_LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (308kB) | Preview |
Preview |
Text
4_ABSTRAK.pdf Download (149kB) | Preview |
Preview |
Text
5_DAFTAR ISI.pdf Download (103kB) | Preview |
Preview |
Text
6_BAB I.pdf Download (143kB) | Preview |
|
Text
7_BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (550kB) |
|
|
Text
8_BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (372kB) |
|
|
Text
9_BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (384kB) |
|
Preview |
Text
10_BAB V.pdf Download (118kB) | Preview |
Preview |
Text
11_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (132kB) | Preview |
Preview |
Text
12_Surat Pernyataan Publikasi Ilmiah.pdf Download (415kB) | Preview |
Abstract
Sitologi memiliki beberapa tahapan untuk mendapatkan hasil yang akurat guna membantu diagnosis, salah satunya membuat sediaan apusan yang berkualitas sangat penting untuk menentukan hasil akhir. Pembuatan preparat berkualitas merupakan salah satu tahapan dalam pembuatan preparat sitologi yang bertujuan untuk membuat lapisan tipis pada permukaan kaca objek dan menyebarkan sel secara merata pada permukaan kaca objek untuk dapat diamati dengan baik. Pembuatan preparat sitologi dengan cara manual memiliki dua macam, yaitu metode oles (smear) dan metode tekan (squash). Penelitian ini membandingkan kedua metode tersebut untuk mengetahui apakah terdapat perbedaan bermakna antara kualitas preparat sedimen urin menggunakan metode oles (smear) dengan metode tekan (squash). Jenis penelitian ini komparatif dengan pendekatan kuantitatif, menggunakan 30 sampel cairan urin dari pasien gagal ginjal dengan kadar protein tinggi yaitu 3+ hingga 4+. Sampel urin dibagi menjadi dua kelompok perlakuan, menggunakan metode oles (smear) dan menggunakan metode tekan (squash). Parameter yang diamati meliputi penyebaran sel, kejelasan warna inti dan sitoplasma, kerusakan sel dan artefak. Hasil uji Mann-Whitney U menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara kedua metode preparat terhadap kualitas preparat sedimen urin karena nilai (p = 0,055). Disimpulkan bahwa preparat sedimen urin menggunakan metode oles (smear) dan metode tekan (squash) memiliki kemampuan yang relatif sama dalam menghasilkan kualitas preparat sedimen urin.
Kata kunci: Preparat sediaan sitologi, Urin, Kualitas preparat, Oles (Smear), Tekan (Squash).
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan |
| Divisions: | Jurusan Teknik Laboratorium Medik > DIII |
| Depositing User: | Miss PUJI FATHIMATUZZAHRO |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 03:11 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 03:11 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/19267 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
