Siti Julianti, Dea and Nur Indra, Asep Iin and Merdekawati, Fusvita and Khoirul Abror, Yogi (2026) Optimasi Konsentrasi Agar-Agar Food Grade Sebagai Pengganti Gel Agarose Pada Deteksi Pita DNA Escherichia coli. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung.
Preview |
Text
COVER.pdf Download (155kB) | Preview |
Preview |
Text
LEMBAR PENGESAHAN_KTI.pdf Download (513kB) | Preview |
Preview |
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (276kB) | Preview |
Preview |
Text
Abstrak.pdf Download (169kB) | Preview |
Preview |
Text
Daftar Isi.pdf Download (236kB) | Preview |
Preview |
Text
BAB 1.pdf Download (146kB) | Preview |
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (562kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (285kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (420kB) |
|
Preview |
Text
BAB 5.pdf Download (129kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (119kB) | Preview |
Preview |
Text
Surat Pernyataan Publikasii.pdf Download (420kB) | Preview |
Abstract
Elektroforesis gel DNA merupakan metode yang banyak digunakan dalam analisis biologi molekuler untuk memisahkan fragmen DNA. Agarose sebagai media gel standar memiliki keterbatasan berupa harga mahal dan ketergantungan pada produk impor, sehingga menjadi kendala bagi laboratorium pendidikan. Agar-agar Food Grade yang berasal dari alga merah (Rhodophyta) berpotensi sebagai alternatif yang lebih ekonomis karena memiliki kemampuan membentuk gel. Penelitian ini bertujuan menentukan konsentrasi optimal agar-agar Food Grade sebagai pengganti gel Agarose dalam elektroforesis DNA Escherichia coli. Penelitian menggunakan desain eksperimental semu (quasi experiment) dengan pendekatan kuantitatif dan Rancangan Acak Lengkap (RAL). DNA Escherichia coli diisolasi menggunakan metode spin column, kemudian gen 16S rRNA diamplifikasi melalui PCR menghasilkan fragmen target 584 bp. Elektroforesis dilakukan menggunakan variasi konsentrasi agar-agar Food Grade 0,5%; 1%; 1,5%; dan 2%, dengan Agarose 1,5% sebagai kontrol pembanding, masing-masing diulang tiga kali. Pita DNA divisualisasikan menggunakan UV Transilluminator dan dianalisis secara densitometri menggunakan perangkat lunak ImageJ. Pita DNA target 584 bp hanya terdeteksi pada konsentrasi 0,5% dan 1%, sedangkan konsentrasi 1,5% dan 2% tidak menghasilkan pita yang terdeteksi. Rata-rata luas area pita DNA tertinggi diperoleh pada konsentrasi 0,5% sebesar 55.028,83 pixel², diikuti konsentrasi 1% sebesar 49.235,02 pixel², keduanya di bawah kontrol Agarose 1,5% sebesar 61.095,94 pixel². Konsentrasi 0,5% ditetapkan sebagai konsentrasi optimum. Agar-agar Food Grade direkomendasikan sebagai alternatif media elektroforesis DNA yang lebih ekonomis untuk kegiatan praktikum di laboratorium pendidikan, dengan disertai optimasi lanjutan berupa penggunaan Buffer sodium borate, penyesuaian tegangan dan waktu running, serta pengujian konsentrasi di bawah 0,5% sebelum diterapkan pada laboratorium klinik.
Kata Kunci: agar-agar Food Grade, Agarose, elektroforesis DNA, Escherichia coli, optimasi konsentrasi
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 610 Ilmu Kedokteran, Ilmu Pengobatan dan Ilmu Kesehatan 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 611 Anatomi Manusia, Biologi Sel, Biologi Jaringan |
| Divisions: | Jurusan Teknik Laboratorium Medik > DIII |
| Depositing User: | Miss DEA SITI JULIANTI |
| Date Deposited: | 24 Aug 2026 06:46 |
| Last Modified: | 24 Aug 2026 06:46 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/19265 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
