Qonitan Ahsanah, Ghaida and Rosyati, Oos Fatimah and Dermawan, Asep and Kurniawan, Entuy (2026) Deteksi Methicillin Resistent Staphylococcus aureus (MRSA) Pada Lensa Kontak Lunak Yang Digunakan Oleh Mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bandung.
Preview |
Text
COVER.pdf Download (120kB) | Preview |
Preview |
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (523kB) | Preview |
Preview |
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (532kB) | Preview |
Preview |
Text
ABSTRAK.pdf Download (137kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (200kB) | Preview |
Preview |
Text
BAB I.pdf Download (158kB) | Preview |
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (464kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (506kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (348kB) |
|
Preview |
Text
BAB V.pdf Download (117kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (175kB) | Preview |
Preview |
Text
Surat Pernyataan Publikasi Ilmiah.pdf Download (795kB) | Preview |
Abstract
Penggunaan lensa kontak lunak yang tidak disertai perawatan dan higiene yang baik dapat meningkatkan risiko kontaminasi bakteri, termasuk Methicillin Resistant Staphylococcus aureus (MRSA) yang berpotensi menyebabkan infeksi okular. Kesehatan mata sangat penting dalam menunjang pekerjaan seorang Analis Teknologi Laboratorium Medis (ATLM). Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keberadaan MRSA pada lensa kontak lunak yang digunakan oleh mahasiswa Teknologi Laboratorium Medis, menentukan persentase kontaminasi serta analisis hubungan lama pemakaian lensa kontak dengan keberadaan bakteri. Penelitian menggunakan metode deskriptif analitik observasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian terdiri atas 25 lensa kontak lunak yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Identifikasi dilakukan melalui kultur pada media Agar Darah dan Mannitol Salt Agar, pewarnaan Gram, uji katalase, uji koagulase, serta uji sensitivitas antibiotik cefoxitin menggunakan metode difusi cakram Kirby-Bauer berdasarkan standar CLSI. Hasil penelitian menunjukkan tidak ditemukan isolat MRSA pada seluruh sampel yang diperiksa (0%). Namun demikian, ditemukan Methicillin Susceptible Staphylococcus aureus (MSSA) pada
10 sampel (40%), bakteri Gram negatif batang 11 sampel (44%) dan tidak menunjukkan pertumbuhan bakteri pada 4 sampel (16%). Analisis hubungan lama pemakaian lensa kontak dengan keberadaan MRSA tidak dapat dilakukan karena seluruh sampel menunjukkan hasil negatif terhadap MRSA. Disarankan bagi pengguna lensa kontak menerapkan perawatan dan kebersihan lensa kontak secara benar untuk meminimalkan risiko kontaminasi bakteri, serta penelitian selanjutnya melakukan identifikasi lebih lanjut terhadap bakteri Gram negatif yang ditemukan.
Kata kunci: MRSA, MSSA, lensa kontak lunak, Staphylococcus aureus, cefoxitin.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan |
| Divisions: | Jurusan Teknik Laboratorium Medik > DIII |
| Depositing User: | Miss GHAIDA QONITAN AHSANAH |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 06:23 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 06:23 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/19249 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
