Mentari, Artanti Vera and Wiryanti, Wiwin and Durachim, Adang and Riyani, Ani (2026) Perbandingan Kualitas Preparat Sitologi Sputum Pewarnaan Giemsa dan Differential Quick Stain. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung.
Preview |
Text
COVER .pdf Download (127kB) | Preview |
Preview |
Text
LEMBAR PENGESAHAN .pdf Download (171kB) | Preview |
Preview |
Text
LEMBAR PERSETUJUAN .pdf Download (135kB) | Preview |
Preview |
Text
ABSTRAK.pdf Download (218kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR ISI .pdf Download (233kB) | Preview |
Preview |
Text
BAB 1 .pdf Download (220kB) | Preview |
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (351kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (443kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (501kB) |
|
Preview |
Text
BAB 5.pdf Download (179kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (176kB) | Preview |
Preview |
Text
Surat Pernyataan Publikasi .pdf Download (188kB) | Preview |
Abstract
Pemeriksaan sitologi sputum merupakan metode non-invasif untuk mengevaluasi morfologi sel saluran pernapasan, yang kualitas preparatnya dipengaruhi oleh metode pewarnaan karena menentukan kontras warna dan kebersihan latar belakang preparat. Pewarnaan Giemsa merupakan gold standard pada sitologi sputum karena mampu menampilkan detail morfologi sel dengan baik, namun membutuhkan waktu pewarnaan relatif lama. Sebaliknya, Differential Quick Stain (Diff-Quick) memiliki waktu pewarnaan yang lebih singkat. Meskipun demikian, penggunaannya pada sitologi sputum masih terbatas karena terdapat keraguan terhadap kualitas preparat yang dihasilkan dibandingkan Giemsa. Selain itu, data yang mendukung penggunaan Differential Quick Stain sebagai alternatif Giemsa pada sitologi sputum masih terbatas. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perbedaan kualitas preparat sitologi sputum antara pewarnaan Giemsa dan Differential Quick Stain. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif komparatif dengan pendekatan cross sectional menggunakan 60 preparat sitologi sputum dari spesimen sisa pasien tuberkulosis positif yang dibagi menjadi dua kelompok, yaitu 30 preparat pewarnaan Giemsa dan 30 preparat pewarnaan Differential Quick Stain. Penilaian kualitas preparat dilakukan berdasarkan parameter kekontrasan pewarnaan dan kebersihan latar belakang, kemudian dianalisis menggunakan uji Mann–Whitney. Hasil penelitian menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,305 (p>0,05), yang menunjukkan tidak terdapat perbedaan bermakna antara kualitas preparat sitologi sputum pewarnaan Giemsa dan Differential Quick Stain. Dengan demikian, Differential Quick Stain dapat digunakan sebagai alternatif pewarnaan yang lebih efisien tanpa menurunkan kualitas preparat sitologi sputum.
Kata kunci: Sitologi sputum, Giemsa, Differential Quick Stain, kualitas preparat.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan |
| Divisions: | Jurusan Teknik Laboratorium Medik > DIII |
| Depositing User: | Miss ARTANTI VERA MENTARI |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 05:01 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 05:01 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/19210 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
