Debora Sinaga, Chenia and Dhini Annisa, Rahmasari Kanto and Nurhayati, Dewi and Wiryanti, Wiwin (2026) Perbandingan Kadar Asam Urat Metode Point Of Care Testing Pada Tetesan Pertama Dan Tetesan Kedua Darah Kapiler. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung.
Preview |
Text
COVER.pdf Download (156kB) | Preview |
Preview |
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (103kB) | Preview |
Preview |
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (86kB) | Preview |
Preview |
Text
ABSTRAK.pdf Download (163kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (295kB) | Preview |
Preview |
Text
BAB 1.pdf Download (134kB) | Preview |
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (466kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (321kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (196kB) |
|
Preview |
Text
BAB 5.pdf Download (123kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (110kB) | Preview |
Preview |
Text
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI ILMIAH.pdf Download (106kB) | Preview |
Abstract
Pemeriksaan kadar asam urat dengan metode Point of Care Testing (POCT)
menggunakan darah kapiler banyak digunakan karena cepat dan praktis, namun
hasil pemeriksaannya dapat dipengaruhi oleh faktor pra-analitik, salah satunya
teknik pengambilan sampel yang melibatkan pemijatan pada jari untuk membantu
keluarnya darah. Pemijatan yang berlebihan dapat menyebabkan bercampurnya
cairan jaringan dengan darah kapiler sehingga berpotensi memengaruhi hasil
pemeriksaan, terutama pada tetesan darah pertama. Berdasarkan hal tersebut,
rumusan masalah dalam penelitian ini adalah apakah terdapat perbedaan kadar
asam urat yang diperiksa menggunakan metode POCT antara tetesan darah
kapiler pertama (T1) dan tetesan darah kapiler kedua (T2). Penelitian ini bertujuan
untuk mengetahui perbedaan kadar asam urat antara T1 dan T2 yang diperiksa
dengan metode POCT. Desain penelitian menggunakan desain observasional
analitik dengan pendekatan sampel berpasangan terhadap 30 responden.
Pemeriksaan kadar asam urat dilakukan menggunakan alat POCT pada sampel
darah kapiler T1 dan T2, kemudian data dianalisis menggunakan uji Paired
Sample t-Test. Hasil penelitian menunjukkan terdapat perbedaan yang signifikan
secara statistik antara kadar asam urat pada T1 dan T2 (p<0,05). Berdasarkan
hasil penelitian tersebut, direkomendasikan kepada ATLM untuk memperhatikan
kembali prosedur standar pengambilan sampel dalam pemeriksaan POCT demi
tercapainya akurasi hasil yang diperoleh.
Kata kunci: asam urat, POCT, darah kapiler, tetesan pertama, tetesan kedua
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan |
| Divisions: | Jurusan Teknik Laboratorium Medik > DIII |
| Depositing User: | Miss CHENIA DEBORA SINAGA |
| Date Deposited: | 18 Aug 2026 02:22 |
| Last Modified: | 18 Aug 2026 02:22 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/19127 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
