Morfologi dan Kadar Hambat Minimum Sediaan Mouth Spray Ekstrak Pucuk Merah (Syzygium myrtifolium Walp.) Terhadap Streptococcus mutans

Felisa, Rosalina and Ayu, Nala El Muna H. and Irvan, Herdiana (2026) Morfologi dan Kadar Hambat Minimum Sediaan Mouth Spray Ekstrak Pucuk Merah (Syzygium myrtifolium Walp.) Terhadap Streptococcus mutans. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung.

[thumbnail of Cover.pdf]
Preview
Text
Cover.pdf

Download (46kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (37kB) | Preview
[thumbnail of Kata Pengantar.pdf]
Preview
Text
Kata Pengantar.pdf

Download (40kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi.pdf

Download (45kB) | Preview
[thumbnail of Bab 1.pdf]
Preview
Text
Bab 1.pdf

Download (56kB) | Preview
[thumbnail of Bab 2.pdf] Text
Bab 2.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (294kB)
[thumbnail of Bab 3.pdf] Text
Bab 3.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (104kB)
[thumbnail of Bab 4.pdf] Text
Bab 4.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (159kB)
[thumbnail of Bab 5.pdf] Text
Bab 5.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (114kB)
[thumbnail of Bab 6.pdf]
Preview
Text
Bab 6.pdf

Download (30kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf] Text
Daftar Pustaka.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (60kB)

Abstract

Halitosis merupakan masalah kesehatan rongga mulut yang umumnya disebabkan oleh aktivitas bakteri yang menghasilkan senyawa volatil berbau tidak sedap. Streptococcus mutans berperan dalam pembentukan biofilm plak yang mendukung terjadinya halitosis. Daun pucuk merah (Syzygium myrtifolium Walp.) diketahui mengandung senyawa metabolit sekunder yang berpotensi sebagai antibakteri. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan Kadar Hambat Minimum (KHM) dan mengamati perubahan morfologi Streptococcus mutans setelah terpapar sediaan mouth spray ekstrak daun pucuk merah. Penelitian dilakukan secara eksperimental dengan membuat sediaan mouth spray yang mengandung ekstrak daun pucuk merah pada berbagai konsentrasi. Ekstrak diperoleh melalui metode maserasi menggunakan etanol 96%. Karakteristik sediaan yang diuji meliputi organoleptik, pH, viskositas, bobot jenis, dan daya sebar semprot. Aktivitas antibakteri ditentukan menggunakan metode dilusi cair terhadap Streptococcus mutans berdasarkan pengamatan visual dan pengukuran absorbansi menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Pengamatan perubahan morfologi bakteri dilakukan menggunakan Scanning Electron Microscopy (SEM). Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula sediaan memiliki bentuk cair dan homogen. Kadar Hambat Minimum (KHM) diperoleh pada formula F2 yang mengandung ekstrak daun pucuk merah konsentrasi 1%. Hasil SEM menunjukkan adanya perubahan morfologi sel bakteri berupa permukaan sel tidak rata, kerutan, deformasi bentuk, dan pengempisan sel yang mengindikasikan kerusakan struktur sel bakteri.
Kata kunci: daun pucuk merah, mouth spray, Streptococcus mutans, kadar hambat minimum, SEM.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 615.4 Farmasi Praktis
Divisions: Jurusan Farmasi > D III
Depositing User: Miss Felisa Rosalina
Date Deposited: 15 Sep 2026 06:05
Last Modified: 15 Sep 2026 06:05
URI: http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/19101

Actions (login required)

View Item View Item