Fadillah Rahmawati, Najwa and Rezky Pratama, Arvenda and Ayuhastuti, Angreni (2026) Formulasi dan Evaluasi Sediaan Nanoemulsi Kombinasi Minyak Biji Anggur dan Minyak Eucalyptus sebagai Antiinflamasi. Diploma thesis, Polteknik Kesehatan Kemenkes Bandung.
Preview |
Text
COVER.pdf Download (269kB) | Preview |
Preview |
Text
ABSTRAK.pdf Download (317kB) | Preview |
Preview |
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (225kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (254kB) | Preview |
Preview |
Text
BAB 1.pdf Download (248kB) | Preview |
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (638kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (351kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (499kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (299kB) |
|
Preview |
Text
BAB 6.pdf Download (226kB) | Preview |
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (234kB) |
Abstract
Inflamasi kulit merupakan respons imun yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan, sedangkan penggunaan antiinflamasi sintetik dalam jangka panjang berpotensi menimbulkan efek samping. Kombinasi minyak biji anggur (Vitis vinifera L.) dan minyak eucalyptus diketahui memiliki aktivitas antiinflamasi, namun stabilitas dan penetrasi bahan aktif pada kulit masih perlu ditingkatkan sehingga dibuat dalam bentuk nanoemulsi. Penelitian ini bertujuan untuk memperoleh formulasi nanoemulsi kombinasi minyak biji anggur dan minyak eucalyptus yang memiliki karakteristik fisik dan stabilitas yang baik. Penelitian dilakukan secara eksperimental menggunakan metode ultrasonikasi dengan optimasi jenis surfaktan dan kosurfaktan serta pembuatan diagram fase pseudo-terner pada rasio Smix 1:1, 2:1, dan 3:1. Formula terpilih kemudian dievaluasi meliputi organoleptik, pH, bobot jenis, viskositas, tipe nanoemulsi, ukuran droplet, indeks polidispersitas (IPD), persen transmitan, uji sentrifugasi, uji heating-cooling dan uji stabilitas penyimpanan pada suhu 25°C dan 40°C selama 30 hari. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kombinasi Tween 80 dan gliserin menghasilkan formula optimum pada rasio Smix 3:1 dengan konsentrasi Smix 18%. Formula tersebut menghasilkan sediaan yang jernih, berbau khas eucalyptus, homogen, tanpa pemisahan fase, bertipe minyak dalam air (M/A), nilai pH 5,72 ± 0,11, bobot jenis 1,0225 ± 0,0018 g/mL, viskositas 2,2465 ± 0,4688 cP, ukuran droplet 33,9 ± 2,3 nm, indeks polidispersitas 0,490 ± 0,077, dan nilai transmitan 99,7%. Uji sentrifugasi menunjukkan tidak terjadi pemisahan fase. Pada uji heating-cooling sediaan tidak mengalami pemisahan fase dengan nilai pH 5,77 ± 0,05, bobot jenis 1,0256 ± 0,0031g/mL, dan viskositas 2,0846 ± 0,1620. Pada uji stabilitas penyimpanan suhu 25°C, sediaan tetap stabil tanpa perubahan organoleptik dengan pH 6,15 ± 0,42 dan viskositas 2,1562 ± 0,2821 cP. Pada suhu 40°C, sediaan mengalami perubahan warna dan kejernihan pada hari ke-7 tanpa pemisahan fase, dengan pH 5,89 ± 0,26, viskositas 2,0622 ± 0,3605 cP, ukuran droplet 65,5 ± 1,3 nm, dan IPD 0,192 ± 0,041. Dapat disimpulkan bahwa formula optimum nanoemulsi kombinasi minyak biji anggur dan minyak eucalyptus diperoleh menggunakan Smix3 yaitu tween 80 dan gliserin dangan rasio 3:1 konsentrasi 18%. Formula tersebut memiliki karakteristik yang baik dari semua evaluasi. Namun, nilai indeks polidispersitas awal menunjukan bahwa distribusi ukuran droplet belum homogen.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RS Pharmacy and materia medica |
| Divisions: | Jurusan Farmasi > D III |
| Depositing User: | Miss Najwa Fadillah Rahmawati |
| Date Deposited: | 16 Sep 2026 02:58 |
| Last Modified: | 16 Sep 2026 02:58 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/19053 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
