Nur'azizah, Sindi and Durachim, Adang and Wiryanti, Wiwin and Rahmat, Mamat (2026) PERBANDINGAN pH REAGEN HEMATOXYLIN-EOSIN YANG DIGUNAKAN SECARA BERULANG TERHADAP KUALITAS PREPARAT JARINGAN HATI MENCIT. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bandung.
Preview |
Text
COVER.pdf Download (164kB) | Preview |
Preview |
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (56kB) | Preview |
Preview |
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (50kB) | Preview |
Preview |
Text
ABSTRAK.pdf Download (178kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (241kB) | Preview |
Preview |
Text
BAB 1.pdf Download (165kB) | Preview |
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (423kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (273kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (609kB) |
|
Preview |
Text
BAB 5.pdf Download (129kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (117kB) | Preview |
Preview |
Text
13_SINDI NUR'AZIZAH_TLM_DIPLOMA TIGA_2026.pdf Download (75kB) | Preview |
Abstract
Pewarnaan Hematoxylin–Eosin (HE) merupakan metode yang paling sering digunakan dalam pemeriksaan histopatologi karena mampu memperlihatkan struktur jaringan dengan jelas. Penggunaan reagen HE secara berulang dapat menyebabkan perubahan kondisi reagen, termasuk perubahan pH, yang berpotensi memengaruhi kualitas hasil pewarnaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perubahan pH reagen Hematoxylin–Eosin yang digunakan secara berulang serta hubungannya dengan kualitas preparat jaringan hati mencit. Penelitian menggunakan metode deskriptif kuantitatif dengan desain observasional longitudinal. Sampel penelitian terdiri dari 30 preparat jaringan hati mencit (Mus musculus), yang meliputi 24 preparat perlakuan menggunakan reagen HE yang telah digunakan berulang dari dua rumah sakit selama empat minggu dan 6 preparat kontrol menggunakan reagen baru. Pengukuran pH dilakukan setiap minggu menggunakan pH meter digital yang telah dikalibrasi, sedangkan kualitas preparat dinilai melalui pengamatan mikroskopis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa reagen HE yang digunakan secara berulang mengalami fluktuasi pH, dengan pH Hematoxylin berkisar antara 1,97–2,47 dan pH Eosin antara 4,77–5,43. Kualitas preparat menunjukkan kecenderungan menurun seiring bertambahnya lama penggunaan reagen. Namun, hasil analisis korelasi menunjukkan bahwa perubahan pH reagen tidak memiliki hubungan yang bermakna dengan kualitas preparat jaringan hati mencit. Temuan ini menunjukkan bahwa kualitas preparat tidak hanya dipengaruhi oleh pH reagen, tetapi juga oleh kondisi reagen secara keseluruhan selama proses penggunaan berulang. Oleh karena itu, pemantauan mutu reagen perlu dilakukan secara berkala untuk menjaga kualitas hasil pewarnaan histologi.
Kata kunci: Hematoxylin–Eosin, pH reagen, kualitas preparat, jaringan hati mencit, histologi.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan |
| Divisions: | Jurusan Teknik Laboratorium Medik > DIII |
| Depositing User: | Miss SINDI NUR'AZIZAH |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 03:52 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 03:52 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/19028 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
