Putri, Silvia and Purkon, Dicki Bakhtiar and Mohammad.H, Roseno (2026) Uji Pengaruh Co-Administration Metformin dan Cuka Nanas Sebagai Antidiabetes Secara In Vivo dengan Metode Penginduksi Streptozotocin. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung.
Preview |
Text
Cover.pdf Download (51kB) | Preview |
|
Text
Lembar pengesahan.pdf Restricted to Repository staff only Download (66kB) |
|
|
Text
Lembar persetujuan.pdf Restricted to Repository staff only Download (64kB) |
|
Preview |
Text
Abstrak.pdf Download (12kB) | Preview |
Preview |
Text
Daftar isi.pdf Download (21kB) | Preview |
Preview |
Text
Bab 1.pdf Download (123kB) | Preview |
|
Text
Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (260kB) |
|
|
Text
Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (271kB) |
|
|
Text
Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (133kB) |
|
|
Text
Bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (158kB) |
|
Preview |
Text
Bab 6.pdf Download (122kB) | Preview |
|
Text
Daftar pustaka.pdf Restricted to Repository staff only Download (149kB) |
|
|
Text
Lampiran.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Latar Belakang & Masalah: Diabetes melitus merupakan penyakit gangguan metabolik kronis yang memerlukan kepatuhan terapi jangka panjang. Metformin sebagai obat oral lini pertama pengobatan diabetes melitus. Oleh karena itu, diperlukan strategi co-administration menggunakan agen komplementer herbal seperti cuka nanas yang kaya akan senyawa bioaktif untuk mengoptimalkan terapi dengan dosis yang aman. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menguji pengaruh pemberian (co-administration) metformin dan cuka nanas terhadap penurunan gula darah puasa, serta menentukan persentase aktivitas dan efektivitas antidiabetesnya secara in vivo. Metode: Penelitian eksperimental laboratorium menggunakan hewan uji mencit jantan dengan galur Swiss Webster yang diinduksi Streptozotocin (STZ) untuk memicu kondisi diabetes. Hewan uji dibagi menjadi kelompok kontrol normal, kontrol negatif, kontrol positif (metformin), kelompok cuka nanas tunggal (CN), serta tiga kelompok kombinasi dengan variasi dosis cuka nanas (M+CN I 0,10 mL; M+CN II 0,20 mL; M+CN III 0,40 mL). Data dianalisis secara statistik menggunakan uji One-Way ANOVA, Kruskal-Wallis, dan uji lanjut Post Hoc LSD/Mann Whitney. Hasil: Skrining fitokimia menunjukkan cuka nanas positif mengandung tanin, flavonoid, dan bromelain. Pengujian in vivo menunjukkan bahwa kelompok kombinasi memiliki pengaruh yang jauh lebih superior dibandingkan terapi tunggal. Kelompok kombinasi M+CN III (dosis 0,40 mL) memberikan hasil paling optimal dengan persentase penurunan gula darah tertinggi (41,57%), aktivitas antidiabetes paling superior (110,39%), dan efektivitas antidiabetes mencapai 138,13% dibandingkan terhadap metformin tunggal.
Kata Kunci: Antidiabetes, Cuka Nanas, Co-administration, Metformin, Streptozotocin.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 615.4 Farmasi Praktis |
| Divisions: | Jurusan Farmasi > D III |
| Depositing User: | Miss Silvia Carissa Putri |
| Date Deposited: | 15 Sep 2026 07:37 |
| Last Modified: | 15 Sep 2026 07:37 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/18998 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
