Dzakiyyah, Devianti Nur and Mulia, Yuliansyah Sundara and Sulaeman, Sulaeman and Nur Indra, Asep Iin (2026) Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Alpukat terhadap Kematian Larva Culex sp. yang Diperoleh dari Lapangan. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung.
Preview |
Text
COVER .pdf Download (192kB) | Preview |
Preview |
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (951kB) | Preview |
Preview |
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (808kB) | Preview |
Preview |
Text
ABSTRAK.pdf Download (482kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR ISI .pdf Download (382kB) | Preview |
Preview |
Text
BAB 1.pdf Download (305kB) | Preview |
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (737kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (686kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (529kB) |
|
Preview |
Text
BAB 5.pdf Download (188kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (312kB) | Preview |
Preview |
Text
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI ILMIAH.pdf Download (381kB) | Preview |
Abstract
Filariasis merupakan penyakit tropis yang ditularkan oleh nyamuk Culex sp. Pengendalian vektor pada tahap larva menjadi strategi utama, namun penggunaan larvasida kimia seperti Abate menimbulkan resistensi dan pencemaran lingkungan. Daun alpukat mengandung senyawa metabolit sekunder (alkaloid, flavonoid, saponin, tanin) yang berpotensi sebagai larvasida alami. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas ekstrak etanol daun alpukat terhadap kematian larva Culex sp. yang diperoleh dari lapangan (saluran air limbah domestik) dan menentukan nilai LC₅₀.
Penelitian kuasi eksperimen dengan rancangan Static Group Comparison menggunakan 450 ekor larva instar III yang dibagi dalam 4 kelompok konsentrasi ekstrak (0,01%; 0,03%; 0,06%; 0,1%), kontrol positif (Abate 0,1%), dan kontrol negatif (akuades), masing-masing 3 kali pengulangan. Pengamatan kematian larva dilakukan selama 24 jam. Dta dianalisis menggunakan uji probit untuk menentukan nialai LC50.
Hasil uji fitokimia menunjukkan ekstrak positif mengandung alkaloid, flavonoid, saponin, dan tanin. Persentase kematian larva meningkat seiring peningkatan konsentrasi, yaitu 42,7%; 58,7%; 66,7%; dan 94,7% pada konsentrasi 0,01%, 0,03%, 0,06%, dan 0,1%. Analisis probit menghasilkan nilai LC₅₀ sebesar 0,022% dengan interval kepercayaan 95% (0,009%–0,031%). Kontrol positif menyebabkan kematian 100%, sedangkan kontrol negatif hanya 2,7% (<5%, valid). Disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun alpukat efektif sebagai larvasida alami terhadap larva Culex sp. lapangan dan berpotensi dikembangkan sebagai alternatif ramah lingkungan. Penelitian lanjutan diperlukan untuk menguji fitokimia pada konsentrasi uji, menentukan konsentrasi setara Abate, dan mempersempit rentang konsentrasi uji.
Kata kunci: Culex sp., Daun Alpukat, Filariasis, Larvasida Alami, LC₅₀
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 614.4 Timbulnya Penyakit, Penyebaran Penyakit dan Pengawasan Penyakit |
| Divisions: | Jurusan Teknik Laboratorium Medik > DIII |
| Depositing User: | Miss DEVIANTI NUR DZAKIYYAH |
| Date Deposited: | 10 Aug 2026 06:27 |
| Last Modified: | 10 Aug 2026 06:27 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/18881 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
