Zain, Aisyah Zhafira and Rinaldi, Sonny Feisal and Rahayu, Ira Gustira and Riyani, Ani (2026) Analisis Aturan Westgard pada Pemantapan Mutu Internal Pemeriksaan Glukosa Darah Metode Heksokinase di Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung.
Preview |
Text
1_COVER.pdf Download (165kB) | Preview |
Preview |
Text
2_LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (197kB) | Preview |
Preview |
Text
3_LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (183kB) | Preview |
Preview |
Text
4_ABSTRAK.pdf Download (223kB) | Preview |
Preview |
Text
5_DAFTAR ISI.pdf Download (298kB) | Preview |
Preview |
Text
6_BAB 1.pdf Download (237kB) | Preview |
|
Text
7_BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (839kB) |
|
|
Text
8_BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (276kB) |
|
|
Text
9_BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (489kB) |
|
Preview |
Text
10_BAB 5.pdf Download (189kB) | Preview |
Preview |
Text
11_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (144kB) | Preview |
Preview |
Text
12_SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI ILMIAH.pdf Download (194kB) | Preview |
Abstract
Pemeriksaan glukosa darah merupakan salah satu parameter kimia klinik dengan volume pemeriksaan tinggi dan berperan penting dalam diagnosis serta pemantauan diabetes melitus, sehingga ketepatan hasilnya harus dijamin melalui Pemantapan Mutu Internal (PMI). Aturan Westgard Multirule digunakan untuk membedakan apakah penyimpangan hasil kontrol pada grafik Levey-Jennings disebabkan oleh kesalahan acak yang masih dapat diterima atau kesalahan sistematik yang menandakan proses analitik tidak terkendali (out of control); namun pendekatan ini hanya menunjukkan ada atau tidaknya pelanggaran tanpa menggambarkan seberapa baik kapabilitas metode secara kuantitatif. Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat sebagai laboratorium rujukan tingkat provinsi dengan volume pemeriksaan glukosa yang tinggi selama ini hanya melakukan evaluasi PMI berbasis Total Error dan grafik Levey-Jennings tanpa disertai perhitungan Sigma Metrics, sehingga kapabilitas metode secara kuantitatif belum pernah dinilai secara komprehensif. Penelitian ini bertujuan menganalisis pelanggaran aturan Westgard Multirule, nilai Sigma Metrics, dan membandingkan pola evaluasi Westgard Multirule dengan Westgard Sigma Rules pada PMI pemeriksaan glukosa darah metode heksokinase di Laboratorium Kesehatan Provinsi Jawa Barat. Penelitian bersifat deskriptif kuantitatif retrospektif menggunakan data sekunder Quality Control dua level bahan kontrol selama Juli 2025–Maret 2026. Analisis dilakukan melalui grafik Levey-Jennings, perhitungan Sigma Metrics dengan TEa CLIA 10%, dan evaluasi Quality Goal Index (QGI). Hasil menunjukkan aturan 4₁s paling sering dilanggar sebanyak 5 kejadian, mengindikasikan kecenderungan kesalahan sistematik. Dari 18 data Sigma Metrics, ditemukan 3 data Unacceptable, 6 Poor, 4 Marginal, 3 Good, dan 2 Excellent, tanpa ada yang mencapai World Class. Evaluasi QGI menunjukkan dominasi impresisi pada kontrol normal, sedangkan kontrol patologis bergeser ke inakurasi mulai Desember 2025. Terdapat ketidaksesuaian antara kedua pendekatan, dimana nilai Sigma rendah tidak selalu diikuti pelanggaran aturan Westgard. Disarankan laboratorium memperbaiki nilai CV%, Bias%, dan Total Error sebelum menerapkan Sigma Metrics secara optimal.
Kata kunci: Glukosa Darah, Pemantapan Mutu Internal, Sigma Metrics, Westgard Multirule, Westgard Sigma Rules
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan |
| Divisions: | Jurusan Teknik Laboratorium Medik > DIII |
| Depositing User: | Miss AISYAH ZHAFIRA ZAIN |
| Date Deposited: | 19 Aug 2026 08:00 |
| Last Modified: | 19 Aug 2026 08:00 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/18763 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
