Syabani, Fahmiah and Durachim, Adang and Wiryanti, Wiwin and Rismiati, Zuri (2026) PENGARUH VARIASI SUHU DAN WAKTU PEMATANGAN JARINGAN MENGGUNAKAN OVEN TERHADAP KUALITAS PREPARAT JARINGAN HATI TIKUS PUTIH. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bandung.
Preview |
Text
COVER PDF.pdf Download (132kB) | Preview |
Preview |
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (157kB) | Preview |
Preview |
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (140kB) | Preview |
Preview |
Text
ABSTRAK.pdf Download (168kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (283kB) | Preview |
Preview |
Text
BAB I.pdf Download (134kB) | Preview |
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (516kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (381kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
Preview |
Text
BAB V.pdf Download (90kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (118kB) | Preview |
Preview |
Text
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI ILMIAH.pdf Download (182kB) | Preview |
Abstract
Pematangan jaringan merupakan tahapan penting dalam pembuatan preparat histologi yang memengaruhi kualitas preparat yang dihasilkan. Penggunaan oven dapat mempercepat proses pematangan jaringan, namun variasi suhu dan waktu yang digunakan berpotensi memengaruhi kualitas preparat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kualitas preparat histologi jaringan hati tikus putih pada kelompok kontrol dan kelompok pematangan jaringan menggunakan oven, serta mengetahui pengaruh variasi suhu dan waktu pematangan jaringan menggunakan oven terhadap kualitas preparat histologi jaringan hati tikus putih.
Penelitian ini merupakan penelitian quasi experimental menggunakan jaringan hati dari 5 ekor tikus putih (Rattus norvegicus). Sampel dibagi menjadi lima kelompok, yaitu kontrol (suhu ruang), suhu 50°C selama 15 menit, suhu 50°C selama 20 menit, suhu 60°C selama 15 menit, dan suhu 60°C selama 20 menit. Kualitas preparat dinilai berdasarkan kejelasan hepatosit dan sinusoid, inti dan sitoplasma sel, kontras pewarnaan, serta artefak. Data dianalisis menggunakan uji Friedman dan dilanjutkan dengan uji Wilcoxon.
Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh variasi suhu dan waktu pematangan jaringan menggunakan oven terhadap kualitas preparat histologi jaringan hati tikus putih (p=0,015). Di antara kelompok perlakuan menggunakan oven, pematangan jaringan pada suhu 50°C selama 20 menit menghasilkan kualitas preparat histologi terbaik, sedangkan suhu 60°C selama 20 menit menghasilkan kualitas preparat terendah.
Dapat disimpulkan bahwa variasi suhu dan waktu pematangan jaringan menggunakan oven memengaruhi kualitas preparat histologi jaringan hati tikus putih. Penggunaan oven pada suhu 50°C selama 20 menit direkomendasikan untuk menghasilkan kualitas preparat yang baik. Penelitian selanjutnya perlu mengkaji variasi suhu dan waktu yang lebih luas serta menggunakan jenis jaringan yang berbeda.
Kata kunci: pematangan jaringan, oven, preparat histologi, suhu, waktu.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan |
| Divisions: | Jurusan Teknik Laboratorium Medik > DIII |
| Depositing User: | Miss FAHMIAH SYABANI |
| Date Deposited: | 13 Aug 2026 03:56 |
| Last Modified: | 13 Aug 2026 03:56 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/18740 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
