Aulia Rizqiah, Rachmelika and Rahmat, Mamat and Solihat, M. Firman and Rismiati, Zuri (2026) PENENTUAN BATAS DETEKSI (LIMIT OF DETECTION) KERTAS KUNYIT (Curcuma longa L.) SEBAGAI INDIKATOR BORAKS PADA JAJANAN MAHASISWA DI KAMPUS B POLTEKKES BANDUNG. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bandung.
Preview |
Text
1_COVER.pdf Download (17kB) | Preview |
Preview |
Text
2_LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (482kB) | Preview |
Preview |
Text
3_LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (378kB) | Preview |
Preview |
Text
4_ABSTRAK.pdf Download (12kB) | Preview |
Preview |
Text
5_DAFTAR ISI.pdf Download (348kB) | Preview |
Preview |
Text
6_BAB 1.pdf Download (20kB) | Preview |
|
Text
7_BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (339kB) |
|
|
Text
8_BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (319kB) |
|
|
Text
9_BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (74kB) |
|
Preview |
Text
10_BAB 5.pdf Download (7kB) | Preview |
Preview |
Text
11_DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (26kB) | Preview |
Preview |
Text
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI.pdf Download (889kB) | Preview |
Abstract
Boraks merupakan bahan kimia yang dilarang digunakan sebagai bahan tambahan pangan karena dapat menimbulkan dampak negatif bagi kesehatan apabila dikonsumsi secara terus-menerus. Meskipun demikian, penyalahgunaan boraks pada berbagai produk pangan masih ditemukan sehingga diperlukan metode deteksi yang sederhana, murah, dan mudah diaplikasikan. Salah satu
alternatif yang dapat digunakan adalah kertas kunyit yang memanfaatkan senyawa kurkumin sebagai indikator alami boraks. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan batas deteksi (Limit of Detection / LOD) kertas kunyit (Curcuma longa
L.) sebagai indikator boraks serta mengaplikasikannya pada jajanan mahasiswa di Kampus B Poltekkes Kemenkes Bandung. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental laboratorik. Simplisia kunyit dibuat melalui prosespencucian,
pengirisan, pengeringan, dan penghalusan menjadi serbuk. Ekstraksi dilakukan menggunakan pelarut etanol 96%, kemudian ekstrak yang diperoleh diencerkan menggunakan dimetil sulfoksida (DMSO) dan digunakan untuk pembuatan kertas
kunyit melalui metode impregnasi. Penentuan batas deteksi dilakukan menggunakan larutan standar boraks dengan berbagai konsentrasi. Kertas kunyit yang telah dibuat kemudian diaplikasikan pada sampel jajanan mahasiswa yang terdiri atas cilok, pentol, dan bakso tahu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rendemen simplisia kunyit yang diperoleh sebesar 10,34% dengan kadar air rata�rata sebesar 9,86%. Kertas kunyit yang dihasilkan mampu mendeteksi keberadaan boraks pada konsentrasi kurang dari 5 ppm. Hasil pengujian terhadap
tiga jenis sampel jajanan mahasiswa menunjukkan seluruh sampel tidak menunjukkan adanya boraks yang dapat terdeteksi oleh metode kertas kunyit dengan batas deteksi 5 ppm. Dapat disimpulkan bahwa kertas kunyit (Curcuma longa L.) memiliki sensitivitas yang baik sebagai indikator alami boraks dengan
batas deteksi sebesar 5 ppm dan berpotensi digunakan sebagai metode skrining sederhana untuk mendeteksi boraks pada pangan.
Kata kunci: boraks, kertas kunyit, kurkumin, batas deteksi, jajanan mahasiswa
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan |
| Divisions: | Jurusan Teknik Laboratorium Medik > DIII |
| Depositing User: | Miss RACHMELIKA AULIA RIZQIAH |
| Date Deposited: | 20 Aug 2026 06:31 |
| Last Modified: | 20 Aug 2026 06:31 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/18719 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
