Putri, Giska syairani and Rahayu, Eva Sri and Nurhayati, Titi and Nurfurqoni, Fuadah Ashri (2026) ASUHAN KEBIDANAN NEONATUS PADA BY NY. S DENGAN CAPUT SUCCEDANEUM DI RSUD LEUWILIANG. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bandung.
Preview |
Text
Cover.pdf Download (47kB) | Preview |
Preview |
Text
Lembar persetujuan.pdf Download (43kB) | Preview |
Preview |
Text
Lembar pengesahan.pdf Download (44kB) | Preview |
Preview |
Text
Lembar plagiarisme.pdf Download (43kB) | Preview |
Preview |
Text
Abstrak.pdf Download (100kB) | Preview |
Preview |
Text
Kata pengantar.pdf Download (103kB) | Preview |
Preview |
Text
Daftar isi, tabel, gambar, lampiran.pdf Download (134kB) | Preview |
Preview |
Text
Bab 1.pdf Download (156kB) | Preview |
|
Text
Bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (233kB) |
|
|
Text
Bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (254kB) |
|
|
Text
Bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (151kB) |
|
|
Text
Bab 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (47kB) |
|
Preview |
Text
Daftar pustaka.pdf Download (102kB) | Preview |
Preview |
Text
Lampiran.pdf Download (944kB) | Preview |
Preview |
Text
lembar pernyataan publikasi .pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Caput succedaneum merupakan salah satu trauma lahir neonatal yang sering terjadi akibat tekanan mekanis selama proses persalinan. Trauma lahir neonatal dilaporkan memiliki prevalensi sekitar 2,2%–16,7% pada persalinan tertentu. Penelitian di salah satu RS menunjukkan terdapat 23 kasus caput succedaneum (9,3%) dari 247 persalinan patologis. Kondisi ini memerlukan observasi yang tepat karena dapat menimbulkan komplikasi seperti hiperbilirubinemia yang bermanifestasi sebagai ikterus neonatorum akibat peningkatan hemolisis pada area trauma. Tujuan studi kasus ini adalah memberikan asuhan kebidanan pada bayi Ny.S usia 6 jam neonatus cukup bulan sesuai masa kehamilan dengan caput succedaneum secara komprehensif di RSUD Leuwiliang Kabupaten Bogor tahun 2026.
Hasil asuhan diperoleh data subjektif menunjukkan ibu dirujuk ke RSUD Leuwiliang atas indikasi ketuban rembes dan penurunan gerakan janin dengan pembukaan 2 cm. Setelah observasi di PONEK, ibu dipindahkan ke ruang VK dan diberikan induksi persalinan menggunakan misoprostol. Pada pemeriksaan ulang pukul 05.00 WIB, pembukaan mencapai 6 cm namun tidak mengalami kemajuan, sehingga diambil tindakan sectio caesarea. Data objektif menunjukkan bayi lahir pukul 08.22 WIB, tangisan kuat, kulit kemerahan, tonus otot aktif, berat badan 3.220 gram, panjang badan 49 cm, tanda-tanda vital dalam batas normal. Pada kulit kepala ditemukan pembengkakan diameter 6 cm, teraba lunak, melewati garis sutura, sesuai karakteristik caput succedaneum. Penatalaksanaan meliputi observasi keadaan umum, pemantauan pembengkakan, pemberian ASI, penanganan ikterus fisiologis pada hari ketiga, serta edukasi kepada ibu dan keluarga.
Kesimpulan pada asuhan yang telah diberikan selama 28 hari, bayi dalam kondisi baik dan tidak ditemukan tanda-tanda penyulit dari caput succedaneum. Disarankan bagi ibu dan keluarga agar rutin melakukan kunjungan neonatal, mengenali tanda bahaya bayi baru lahir, dan tetap memberikan ASI eksklusif.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 618 Ginekologi dan Obstetri |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan Bogor > D III |
| Depositing User: | Giska Syairani Putri |
| Date Deposited: | 09 Jul 2026 02:29 |
| Last Modified: | 09 Jul 2026 02:29 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/17925 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
