Amelia, Putri Azra and Novita, Dewi Pramanik and Titi, Nurhayati and Sinta, Nuryati (2026) Asuhan Kebidanan Neonatus Pada Bayi Ny. E usia 0 Jam dengan Asfiksia Sedang di RSUD Sekarwangi. Diploma thesis, Politekknik Kesehatan Kemenkes Bandung.
Preview |
Text
COVER.pdf Download (125kB) | Preview |
Preview |
Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf Download (473kB) | Preview |
Preview |
Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf Download (603kB) | Preview |
Preview |
Text
LEMBAR PERNYATAAN LAPORAN TUGAS AKHIR.pdf Download (71kB) | Preview |
Preview |
Text
ABSTRAK.pdf Download (129kB) | Preview |
Preview |
Text
KATA PENGATAR.pdf Download (185kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR ISI.pdf Download (322kB) | Preview |
Preview |
Text
BAB I.pdf Download (142kB) | Preview |
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (449kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (620kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (252kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Restricted to Repository staff only Download (68kB) |
|
Preview |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (289kB) | Preview |
Preview |
Text
LAMPIRAN.pdf Download (1MB) | Preview |
Preview |
Text
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI ILMIAH.pdf Download (709kB) | Preview |
Abstract
Asfiksia neonatorum merupakan kondisi kegawatdaruratan pada bayi baru lahir yang ditandai dengan ketidakmampuan mempertahankan pernapasan spontan setelah lahir dan menjadi salah satu penyebab utama kematian neonatal. Studi kasus ini bertujuan memberikan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir dengan asfiksia sedang guna mencegah terjadinya komplikasi lebih lanjut. Metode yang digunakan adalah studi kasus dengan pendekatan SOAP pada Bayi Ny. E yang lahir di RSUD Sekarwangi pada 26 Januari 2026 dan dipantau hingga usia 22 hari melalui empat kali kunjungan neonatal.
Hasil asuhan menunjukkan adanya fetal distress sebelum persalinan dengan denyut jantung janin ireguler 119 x/menit sehingga diperlukan tindakan resusitasi intrauterin dan pemantauan ketat. Resusitasi intrauterin dilakukan untuk meningkatkan oksigenasi janin dan mencegah perburukan hipoksia. Saat lahir, bayi tidak langsung menangis, tonus otot lemah, napas tidak teratur, terdapat napas cuping hidung, dan akrosianosis. Penilaian APGAR Score menit pertama menunjukkan skor 6 yang mengindikasikan asfiksia sedang. Penatalaksanaan dilakukan melalui langkah awal resusitasi berupa menjaga kehangatan, mengatur posisi jalan napas, menghisap lendir bila diperlukan, mengeringkan bayi, dan memberikan rangsang taktil. Pada menit kelima, APGAR Score meningkat menjadi 8 tanpa memerlukan ventilasi tekanan positif. Selama pemantauan kondisi bayi stabil. Pada hari ketiga ditemukan ikterus fisiologis derajat Kramer I yang membaik pada hari kedelapan setelah optimalisasi pemberian ASI.
Penatalaksanaan awal yang cepat dan tepat, disertai resusitasi intrauterin saat terjadi fetal distress, berhasil menstabilkan kondisi bayi tanpa komplikasi lanjut. Bidan diharapkan meningkatkan deteksi dini dan penatalaksanaan fetal distress untuk mencegah asfiksia neonatorum.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 618 Ginekologi dan Obstetri |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan Bogor > D III |
| Depositing User: | Putri Azra Amelia |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 08:05 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 08:05 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/17837 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
