ASUHAN KEBIDANAN NEONATUS PADA BAYI NY. E DENGAN IKTERUS FISIOLOGIS DI PUSKESMAS CIJERUK

Juliani, Rima and Handayani, Ina and Mulyati, Sri and Nurfurqoni, Fuadah Ashri (2026) ASUHAN KEBIDANAN NEONATUS PADA BAYI NY. E DENGAN IKTERUS FISIOLOGIS DI PUSKESMAS CIJERUK. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bandung.

[thumbnail of Cover LTA.pdf]
Preview
Text
Cover LTA.pdf

Download (84kB) | Preview
[thumbnail of Lembar Persetujuan.pdf]
Preview
Text
Lembar Persetujuan.pdf

Download (58kB) | Preview
[thumbnail of Lembar Pengesahan.pdf]
Preview
Text
Lembar Pengesahan.pdf

Download (67kB) | Preview
[thumbnail of Plagiarisme.pdf]
Preview
Text
Plagiarisme.pdf

Download (73kB) | Preview
[thumbnail of Abstrak.pdf]
Preview
Text
Abstrak.pdf

Download (46kB) | Preview
[thumbnail of Daftar Isi, Gambar, Tabel, Lampiran.pdf]
Preview
Text
Daftar Isi, Gambar, Tabel, Lampiran.pdf

Download (40kB) | Preview
[thumbnail of BAB I.pdf]
Preview
Text
BAB I.pdf

Download (69kB) | Preview
[thumbnail of BAB II.pdf] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (133kB)
[thumbnail of BAB III.pdf] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (77kB)
[thumbnail of BAB IV.pdf] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (77kB)
[thumbnail of BAB V.pdf] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (26kB)
[thumbnail of Daftar Pustaka.pdf]
Preview
Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (52kB) | Preview
[thumbnail of Lampiran.pdf]
Preview
Text
Lampiran.pdf

Download (807kB) | Preview

Abstract

Di Puskesmas Cijeruk pada bulan Januari sampai Februari tahun 2026, tercatat sebanyak 61,29% neonatus mengalami ikterus fisiologis. Angka kejadian ini sejalan dengan proses adaptasi bayi baru lahir, di mana sel darah merah yang berjumlah banyak dan berumur pendek pecah dengan cepat, memicu peningkatan bilirubin di saat fungsi hati belum matang sempurna. Dalam mendukung proses adaptasi fisiologis tersebut, bayi sangat membutuhkan nutrisi cukup melalui pemberian Air Susu Ibu (ASI). Kurangnya asupan ASI di hari-hari pertama dapat menghambat ekskresi (pengeluaran) bilirubin, sehingga zat tersebut diserap kembali oleh saluran pencernaan ke dalam darah. Oleh karena itu, tujuan dari asuhan ini adalah untuk melaksanakan asuhan kebidanan pada bayi baru lahir dengan ikterus fisiologis pada Bayi Ny. E di Puskesmas Cijeruk.
Pengkajian pada Bayi Ny. E usia 4 hari mendapati data subjektif berupa ibu mengeluh wajah dan mata bayi tampak kuning. Pola pemberian ASI pada bayi belum optimal, di mana bayi hanya menyusu 3–4 jam sekali pada pagi hari dengan durasi 10–15 menit. Secara objektif, tanda-tanda vital bayi berada dalam batas normal, dan pemeriksaan fisik menunjukkan wajah serta sklera mata tampak kuning, yang ter-masuk dalam kriteria ikterus fisiologis Kramer derajat I. Analisa yang ditegakkan ada-lah Bayi Ny. E usia 4 hari, Neonatus Cukup Bulan Sesuai Masa Kehamilan dengan Ikterus Fisiologis. Penatalaksanaan asuhan yang dilakukan meliputi pemberian edukasi mengenai ASI eksklusif, bimbingan teknik menyusui serta perlekatan yang benar, peningkatan frekuensi pemberian ASI menjadi setiap 2–3 jam sekali, dan perawatan bayi baru lahir. Hasil evaluasi kunjungan berkala menunjukkan progres positif, di mana pada usia 10 hari, warna kuning pada kulit dan sklera mata bayi telah hilang sepenuhnya.
Kesimpulan dari asuhan ini menunjukkan bahwa ikterus fisiologis yang terjadi pada Bayi Ny. E berhasil diatasi melalui pemberian ASI yang efektif dalam mening-katkan ekskresi bilirubin. Saran bagi petugas kesehatan di Puskesmas Cijeruk adalah agar senantiasa meningkatkan kegiatan KIE mengenai pentingnya ASI Eksklusif se-jak dini guna mencegah risiko terjadinya ikterus patologis.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 618 Ginekologi dan Obstetri
Divisions: Jurusan Kebidanan Bogor > D III
Depositing User: Rima Juliani
Date Deposited: 07 Jul 2026 03:49
Last Modified: 07 Jul 2026 03:49
URI: http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/17754

Actions (login required)

View Item View Item