Nurapiatus Solihat, Siti and Ashri Nurfurqoni, Fuadah and Djamilus, Fauzia and Handayani, Ina (2026) ASUHAN KEBIDANAN KEHAMILAN PADA NN. S USIA 16 TAHUN G1P0A0 DENGAN HIPEREMESIS GRAVIDARUM DI RSUD SEKARWANGI. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bandung.
Preview |
Text
COVER.pdf Download (262kB) | Preview |
Preview |
Text
Lembar Persetujuan.pdf Download (404kB) | Preview |
Preview |
Text
Lembar Pengesahan.pdf Download (671kB) | Preview |
Preview |
Text
Lembar Plagiarisme.pdf Download (341kB) | Preview |
Preview |
Text
ABSTRAK.pdf Download (195kB) | Preview |
Preview |
Text
KATA PENGANTAR.pdf Download (127kB) | Preview |
Preview |
Text
Daftar Isi , Tabel, Lampiran.pdf Download (209kB) | Preview |
Preview |
Text
BAB 1.pdf Download (217kB) | Preview |
|
Text
BAB 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (263kB) |
|
|
Text
BAB 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (262kB) |
|
|
Text
BAB 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (188kB) |
|
|
Text
BAB 5.pdf Restricted to Repository staff only Download (161kB) |
|
Preview |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (163kB) | Preview |
Preview |
Text
LAMPIRAN.pdf Download (937kB) | Preview |
Abstract
Hiperemesis Gravidarum merupakan kondisi mual dan muntah yang terjadi lebih
dari 10 kali per hari pada ibu hamil secara terus-menerus sehingga menyebabkan
gangguan keseimbangan cairan, elektrolit, serta status nutrisi ibu hamil. Apabila
tidak ditangani dengan tepat, kondisi ini dapat menimbulkan komplikasi serius
pada ibu seperti dehidrasi berat, ketidakseimbangan elektrolit, hingga gangguan
fungsi organ. Pada janin, komplikasi yang dapat terjadi meliputi pertumbuhan janin
terhambat (IUGR), berat badan lahir rendah (BBLR), kelahiran prematur, hingga
risiko kematian janin intrauterin. Data di ruangan RDS RSUD Sekarwangi periode
Januari-Februari 2026 tercatat 12 dari 17 kasus komplikasi kehamilan trimester
pertama merupakan hiperemesis gravidarum (44,4%). Laporan ini bertujuan untuk
menerapkan asuhan kebidanan secara menyeluruh pada ibu hamil dengan
hiperemesis gravidarum.
Hasil pengkajian pada Nn. S usia 16 tahun G1P0A0 dengan HPHT 19 Desember
2025 ditemukan bahwa pasien telah melakukan hubungan seksual bersama
pasangannya sebanyak 2 kali sebelum tanggal HPHT tersebut. Pasien datang
dengan keluhan mual muntah lebih dari 10 kali per hari, lemas, pusing, dan
penurunan nafsu makan. Pemeriksaan objektif menunjukkan keadaan umum
lemah, penurunan berat badan 3 kg, tekanan darah 90/70 mmHg, mata cekung,
bibir kering, bau aseton, hasil PP test positif (+), dan keton urine positif (+++),
sehingga ditegakkan analisis hiperemesis gravidarum tingkat II. Penatalaksanaan
dilakukan secara kolaboratif meliputi pemberian cairan intravena berupa infus RL
drip Neurobion, ondansetron, dan ranitidin sesuai anjuran dokter spesialis obstetri,
serta dukungan psikologis, edukasi nutrisi, dan hidrasi sesuai standar dan
kewenangan bidan, mengingat kehamilan ini merupakan kehamilan yang tidak
direncanakan sehingga kondisi psikologis pasien turut menjadi perhatian penting
dalam proses asuhan.
Kesimpulan dari asuhan kebidanan yang diberikan menurunkan frekuensi mual
muntah dan memulihkan kondisi pasien dengan keadaan janin yang baik.
Disarankan tenaga kesehatan memberikan asuhan menyeluruh dan melibatkan
keluarga aktif dalam proses pemulihan pasien selama kehamilan.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 618 Ginekologi dan Obstetri |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan Bogor > D III |
| Depositing User: | Siti Nurapiatus Solihat |
| Date Deposited: | 07 Jul 2026 03:54 |
| Last Modified: | 07 Jul 2026 03:54 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/17750 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
