Agustine, Nailla Sari and Astuti, Maya and Rahayu, Eva Sri and Pramanik, Novita Dewi (2026) ASUHAN KEBIDANAN NEONATUS PADA BAYI NY.S USIA 3 HARI DENGAN IKTERUS FISIOLOGIS DI PUSKESMAS CARINGIN. Diploma thesis, Poltekkes kemenkes bandung.
Preview |
Text
COVER BARU.pdf Download (166kB) | Preview |
Preview |
Text
Lembar persetujuan cap.pdf Download (368kB) | Preview |
Preview |
Text
Lembar pengesahan cap poltekkes (1).pdf Download (560kB) | Preview |
Preview |
Text
Bebas plagiarisme.pdf Download (412kB) | Preview |
Preview |
Text
ABSTRAK.pdf Download (125kB) | Preview |
Preview |
Text
kata pengantar.pdf Download (100kB) | Preview |
Preview |
Text
DAFTAR ISI, DAFTAR TABEL, DAFTAR GAMBAR, DAFTAR LAMPIRAN.pdf Download (256kB) | Preview |
Preview |
Text
BAB I PENDAHULUAN.pdf Download (121kB) | Preview |
|
Text
BAB II TINJAUAN PUSTAKA.pdf Restricted to Repository staff only Download (191kB) |
|
|
Text
BAB III TINJAUAN KASUS.pdf Restricted to Repository staff only Download (256kB) |
|
|
Text
BAB IV PEMBAHASAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (115kB) |
|
|
Text
BAB V SIMPULAN DAN SARAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (88kB) |
|
Preview |
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (113kB) | Preview |
Preview |
Text
LAMPIRAN.pdf Download (905kB) | Preview |
Preview |
Text
Surat pernyataan (1).pdf Download (436kB) | Preview |
Abstract
Asuhan neonatus sangat penting dilakukan untuk memantau proses adaptasi bayi baru lahir, mendeteksi dini adanya kelainan yang dapat memengaruhi pertumbuhan dan perkembangan bayi. Ikterus fisiologis merupakan kondisi yang sering terjadi pada neonatus akibat belum matangnya fungsi hati dalam memproses bilirubin. Kondisi ini biasanya muncul pada hari kedua hingga ketiga setelah lahir memerlukan pemantauan karena peningkatan kadar bilirubin yang tidak terdeteksi dapat berkembang menjadi kerniktretus Tujuan laporan tugas akhir ini adalah memberikan asuhan kebidanan secara komprehensif dan berkesinambungan pada neonatus dengan ikterus fisiologis di Puskesmas Caringin.
Data subjektif menunjukkan bayi tampak kuning sejak hari kedua kelahiran dan menyusu 7–8 kali per hari. Data objektif menunjukkan keadaan umum baik, tanda vital normal, berat badan 2.900 gram, ikterus derajat II, dan refleks primitif positif. Analisis ditegakkan sebagai neonatus cukup bulan sesuai masa kehamilan dengan ikterus fisiologis. Serta penatalaksanaan yaitu pemantauan perkembangan ikterus menggunakan metode Kramer, pemantauan kecukupan ASI, berat badan, eliminasi, edukasi kepada ibu mengenai pemberian ASI secara adekuat, perawatan bayi baru lahir.
Hasil asuhan menunjukkan ikterus menurun secara bertahap dari derajat II pada hari ke-3 hingga ke-6, menjadi derajat I pada hari ke-7 hingga ke-9, dan menghilang pada hari ke-10. Berat badan meningkat menjadi 3.300 gram pada hari ke-14 tanpa komplikasi. Penatalaksanaannya yaitu meningkatkan kecukupan nutrisi bayi, memantau perkembangan ikterus secara optimal, serta mendukung pertumbuhan dan kesehatan neonatus selama masa pemantauan. Disarankan agar Puskesmas Caringin mengembangkan program edukasi pemberian ASI dini secara terstruktur, serta ibu melanjutkan ASI eksklusif dan segera membawa bayi ke fasilitas kesehatan apabila ditemukan tanda bahaya.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 618 Ginekologi dan Obstetri |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan Bogor > D III |
| Depositing User: | Nailla Sari Agustine |
| Date Deposited: | 08 Jul 2026 06:40 |
| Last Modified: | 08 Jul 2026 06:40 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/17722 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
