Karlin Nadya Sari, K and Yupi Supartini, Y and Yuliastati, Y and Ningning Sri Ningsih, N (2026) PENERAPAN TEKNIK BERMAIN PUZZLE UNTUK MENINGKATKAN PERKEMBANGAN MOTORIK HALUS PADA ANAK USIA PRASEKOLAH 3-6 TAHUN DI TK NEGERI MOTEKAR KOTA BOGOR. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung.
Preview |
Text
COVER KTI.pdf Download (163kB) | Preview |
Preview |
Text
Lembar Pernyataan Bebas Plagiat.pdf Download (93kB) | Preview |
Preview |
Text
Lembar Pernyataan Persetujuan Publikasi.pdf Download (184kB) | Preview |
Preview |
Text
Lembar Persetujuan.pdf Download (72kB) | Preview |
Preview |
Text
Lembar Pengesahan.pdf Download (105kB) | Preview |
Preview |
Text
Abstrak.pdf Download (158kB) | Preview |
Preview |
Text
Kata Pengantar.pdf Download (255kB) | Preview |
Preview |
Text
Daftar isi, daftar tabel, daftar gambar dan daftar lampiran.pdf Download (300kB) | Preview |
Preview |
Text
BAB I.pdf Download (276kB) | Preview |
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (312kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (290kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (400kB) |
|
Preview |
Text
BAB V.pdf Download (111kB) | Preview |
Preview |
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (250kB) | Preview |
Preview |
Text
Lampiran.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Latar Belakang : Perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah memerlukan stimulasi yang tepat agar koordinasi mata dan tangan berkembang secara optimal. Tujuan studi kasus ini untuk mengetahui penerapan teknik bermain puzzle dalam meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah 3-6 tahun di TK Negeri Motekar Kota Bogor. Penelitian ini menggunakan desain studi kasus yang dilakukan pada anak usia prasekolah berusia 6 tahun. Metode pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, serta penilaian perkembangan motorik halus menggunakan instrumen KPSP usia 72 bulan dan lembar observasi motorik halus sebelum dan sesudah intervensi. Intervensi bermain puzzle dilakukan selama empat hari berturut-turut dengan frekuensi satu kali per hari dan durasi 15–20 menit setiap sesi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebelum diberikan intervensi kedua anak berada pada kategori Mulai Berkembang. Setelah dilakukan teknik bermain puzzle terjadi peningkatan perkembangan motorik halus dan anak terlihat lebih fokus, mandiri, serta mampu mengoordinasikan gerakan tangan dan mata dengan lebih baik saat menyusun puzzle. Setelah dilakukan intervensi menunjukkan skor motorik halus lebih tinggi dibandingkan sebelum intervensi. Rekomendasi hasil studi kasus ini yaitu teknik bermain puzzle dapat digunakan sebagai intervensi bermain edukatif untuk membantu meningkatkan perkembangan motorik halus pada anak usia prasekolah.
Kata Kunci: Teknik Bermain Puzzle; Motorik Halus; Anak Usia Prasekolah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 610 Ilmu Kedokteran, Ilmu Pengobatan dan Ilmu Kesehatan |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan Bogor > D III |
| Depositing User: | Karlin Nadya Sari |
| Date Deposited: | 13 Jul 2026 00:50 |
| Last Modified: | 13 Jul 2026 00:50 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/17471 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
