Susi, Sulyaswati and Ina, Handayani (2025) Asuhan Kebidanan Kehamilan Pada Ny. S Usia 33 Tahun G2P1A0 Hamil 10 Minggu Dengan Hiperemesis Gravidarum di RSUD Ciawi. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bandung.
|
Text
COVER.pdf Download (190kB) |
|
|
Text
HALAMAN PERSETUJUAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (123kB) |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (136kB) |
|
|
Text
lembar publikasi.pdf Restricted to Repository staff only Download (303kB) |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (413kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI, TABEL, GAMBAR, LAMPIRAN.pdf Restricted to Repository staff only Download (255kB) |
|
|
Text
BAB I (1).pdf Restricted to Repository staff only Download (183kB) |
|
|
Text
BAB II (1).pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
|
|
Text
BAB III (1).pdf Restricted to Repository staff only Download (196kB) |
|
|
Text
BAB IV (1).pdf Restricted to Repository staff only Download (414kB) |
|
|
Text
BAB V (1).pdf Restricted to Repository staff only Download (217kB) |
|
|
Text
BAB VI (1).pdf Restricted to Repository staff only Download (170kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA (1).pdf Download (123kB) |
Abstract
Hiperemesis Gravidarum (HEG) merupakan kondisi mual dan muntah lebih dari
10 kali dalam sehari yang terjadi terus-menerus hingga mengganggu aktivitas sehari-
hari sampai tidak masuk makan dan minum. Kondisi ini dapat menimbulkan
komplikasi. Pada ibu terjadi penurunan berat badan, dehidrasi, ketidakseimbangan
elektrolit atau defisiensi nutrisi. Pada janin menyebabkan IUGR, BBLR, lahir
prematur, dan abortus. Hiperemesis gravidarum terjadi sekitar 5 per 1000 kehamilan.
Menurut WHO dan UNICEF, jumlah kejadian dengan komplikasi hiperemesis
gravidarum mencapai 12,5% dari jumlah seluruh kehamilan di dunia. Di Indonesia
kasus mual muntah pada kehamilan trimester pertama berkisar 50-70%. Tujuan
penulisan laporan tugas akhir ini untuk melakukan asuhan kebidanan kehamilan pada
Ny.S usia 33 tahun G2P1A0 usia kehamilan 10 minggu dengan hiperemesis
gravidarum di RSUD Ciawi.
Metode penulisan yang digunakan dalam penyusunan laporan tugas akhir ini
adalah laporan kasus dengan pendokumentasian dalam bentuk SOAP. Teknik
pengumpulan data yang dilakukan meliputi wawancara, pemeriksaan fisik,
laboratorium, observasi, studi dokumentasi serta studi literatur.
Pada pengkajian awal didapatkan data subjektif Ny.S usia 33 tahun, ini
kehamilan kedua dan tidak pernah keguguran, HPHT 12 Februari 2025. Mengeluh
mual muntah lebih dari 10 kali dalam sehari dan tidak masuk makan minum, serta
khawatir kondisinya ini berdampak pada kesehatan janinnya. Data objektif
ditemukan keadaan ibu lemah, kesadaran composmentis, tekanan darah: 90/70
mmHg, nadi: 89x/menit, respirasi: 24x/menit, suhu: 37,5◦c, mata cekung, bibir pucat
dan kering, mulut bau aseton, lidah kotor, nyeri epigastrium, turgor kulit kembali lama
>3 detik, pemeriksaan laboratorium keton urin 2+. Analisa yang ditegakkan adalah
Ny.S usia 33 tahun G2P1A0 usia kehamilan 10 minggu dengan hiperemesis
gravidarum tingkat II di RSUD Ciawi. Penatalaksanaan yang dilakukan adalah
melaksanakan advice dokter SpOG yaitu pemberian cairan IV dan obat-obatan,
mengajarkan keluarga untuk memanfaatkan jahe sebagai terapi herbal alami, dan
pemberian dukungan emosional.
Kesimpulan pada asuhan yang diberikan sudah sesuai dengan standar pelayanan
dan kewenangan bidan. Sehingga intensitas mual dan muntah menurun, keadaan
psikologis ibu membaik, dan ibu dapat pulang dalam keadaan sehat. Saran bagi tempat
pelayanan diharapkan dapat memberikan asuhan mengenai hiperemesis gravidarum.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 618 Ginekologi dan Obstetri |
| Divisions: | Jurusan Kebidanan Bogor > D III |
| Depositing User: | Susi Sulyaswati |
| Date Deposited: | 26 Aug 2025 07:51 |
| Last Modified: | 26 Aug 2025 07:51 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/15509 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
