Nabiya, Atsar Adiyanti and Yuliastati, Yuliastati (2025) PENERAPAN TERAPI AFIRMASI POSITIF DAN RELAKSASI NAFAS DALAM UNTUK MEGURANGI STRES BELAJAR ANAK USIA SEKOLAH (6- 12 TAHUN) DI SDN BANJARWARU 01 KABUPATEN BOGOR. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bandung.
|
Text
BAB 1.pdf Download (300kB) |
|
|
Text
BAB II-2.pdf Download (379kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf.pdf Download (340kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf.pdf Download (295kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf.pdf Download (210kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf.pdf Download (529kB) |
|
|
Text
Cover.pdf.pdf Download (852kB) |
|
|
Text
LEMBAR PUBLIKASI .pdf Restricted to Repository staff only Download (813kB) |
|
|
Text
LEMBAR PERSETUJUAN pdf.pdf Restricted to Repository staff only Download (773kB) |
|
|
Text
LEMBAR PENGESAHAN-2.pdf Restricted to Repository staff only Download (305kB) |
|
|
Text
ABSTRAK-1.pdf Download (247kB) |
|
|
Text
DAFTAR ISI-3.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) |
Abstract
Abstrak
Latar Belakang: Menurut survei I-NAMHS (2022), sebanyak 34,9% atau sekitar
15,5 juta anak di Indonesia mengalami masalah kesehatan mental, termasuk stres
belajar. Di Indonesia sendiri, tingkat stres siswa mencapai 71,6%, angka yang
tergolong tinggi dibanding negara lain di Asia. Anak usia sekolah (6–12 tahun)
termasuk kelompok yang rentan mengalami stres karena meningkatnya tuntutan
akademik dan tekanan sosial. Salah satu upaya untuk mengatasi stres belajar adalah
dengan penerapan terapi afirmasi positif dan relaksasi napas dalam. Tujuan: untuk
memperoleh gambaran mengenai penerapan terapi afirmasi positif dan relaksasi
napas dalam untuk mengurangi stres belajar anak usia sekolah selama 3 hari di SDN
Banjarwaru 01 Kabupaten Bogor. Metode: Studi Kasus ini menggunakan desain
deskriptif dengan pengambilan sampel dilakukan secara non-probability dengan
teknik purposive sampling menggunakan skrining tingkat stres melalui kuesioner
Perceived Stress Scale for Children (PSS-C), dan diperoleh 3 partisipan dengan
kategori stres tinggi. Hasil: menunjukkan bahwa penerapan afirmasi positif dan
relaksasi napas dalam mampu menurunkan tingkat stres belajar dari kategori tinggi
menjadi sedang dan ringan. Kombinasi terapi ini terbukti efektif dalam membantu
anak mengelola emosi, meningkatkan motivasi belajar, serta menciptakan rasa
tenang secara fisik dan psikologis. Rekomendasi: Berdasarkan hasil penelitian ini,
peneliti merekomendasikan penerapan afirmasi positif dan relaksasi napas dalam
sebagai intervensi nonfarmakologis dalam menangani stres belajar pada anak usia
sekolah.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan Bogor > D III |
| Depositing User: | Nabiya Atsar Adiyanti |
| Date Deposited: | 22 Aug 2025 09:00 |
| Last Modified: | 22 Aug 2025 09:00 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/15460 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
