Verizka, Theareva and Merdekawati, Fusvita and Nur Indra, Asep Iin and Nurhayati, Betty (2025) Optimasi Suhu Annealing dan Konsentrasi Primer Gen Secretoglobin Family 2A Member 2 (SCGB2A2) Untuk Deteksi Kanker Payudara Metode RT-qPCR. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bandung.
|
Text
Cover KTI.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Lembar Pengesahan.pdf Download (978kB) |
|
|
Text
Abstrak KTI.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Kata Pengantar KTI.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Daftar Isi KTI.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Bab I KTI.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Bab II KTI.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
Bab III KTI.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
Bab IV KTI.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) |
|
|
Text
Bab V KTI.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (2MB) |
|
|
Text
Pernyataan Publikasi.pdf Download (364kB) |
Abstract
Prevalensi kanker payudara di Indonesia secara global menempati posisi kedelapan di dunia pada insiden kanker payudara dengan kasus pada wanita. SCGB2A2 menjadi biomarker dengan tingkat spesifik yang tinggi untuk mendeteksi kanker payudara. Upaya pemeriksaan kanker payudara dapat dilakukan melalui teknik biologi molekuler seperti RT-qPCR yang menjadi metode yang paling kuat untuk kuantifikasi ekspresi gen yang akurat. Dalam prosesnya, salah satu faktor yang krusial dalam keberhasilan RT-qPCR antara lain suhu annealing serta konsentrasi primer yang digunakan. Sehingga pada penelitian ini bertujuan untuk menentukan suhu annealing yang optimal di antara 45oC, 46oC, dan 47oC serta menentukan konsentrasi primer yang optimal di antara 0,1 µM, 0,2 µM, dan 0,3 µM. Jenis penelitian yang digunakan adalah True Experiment dengan unit penelitian yang digunakan whole blood dari pasien yang terdiagnosis kanker payudara. Banyaknya perlakuan adalah 18 kali dengan Non Template Control (NTC) di setiap variasi suhu yang diujikan. Hasil penelitian yang dilakukan diperoleh rata-rata dari nilai Ct suhu annealing 45oC, 46oC, dan 47oC dengan dengan masing-masing konsentrasi primer 0,1 µM, 0,2 µM, dan 0,3 µM berturut-turut, yaitu (38,523; 31,187; 26,539), (36,027; 31,308; 27,531), (35,645; 30,687; 26,312). Nilai optimal diambil dari rata-rata nilai Ct yang paling rendah, maka kondisi optimal pada Gen SCGB2A2 metode RT-qPCR berada pada suhu annealing 47oC dan konsentrasi primer 0,3 µM.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 610 Ilmu Kedokteran, Ilmu Pengobatan dan Ilmu Kesehatan |
| Divisions: | Jurusan Teknik Laboratorium Medik > DIII |
| Depositing User: | Mis theareva verizka |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 07:25 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 07:25 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/14910 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
