Gambaran Sifat Organoleptik dan Nilai Gizi Siomay Daging Sapi dengan Penambahan Bahan Tahu Putih dan Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) Sebagai Alternatif Selingan Sumber Zat Besi Untuk Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri

Putri Maharani, Elvita and Indri Hapsari, Agustina and Judiono, Judiono (2025) Gambaran Sifat Organoleptik dan Nilai Gizi Siomay Daging Sapi dengan Penambahan Bahan Tahu Putih dan Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) Sebagai Alternatif Selingan Sumber Zat Besi Untuk Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung.

[img] Text
Cover.pdf

Download (18kB)
[img] Text
Lembar Persetujuan dan Pengesahan.pdf

Download (163kB)
[img] Text
Abstrak.pdf

Download (77kB)
[img] Text
Daftar Isi, Tabel, Gambar, Lampiran.pdf

Download (64kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (99kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (247kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (63kB)
[img] Text
BAB IV.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (112kB)
[img] Text
BAB V.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (207kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (30kB)
[img] Text
Daftar Pustaka.pdf

Download (143kB)
[img] Text
Surat Pernyataan Publikasi Ilmiah.pdf

Download (130kB)

Abstract

ABSTRAK Maharani, Elvita Putri. 2025. Gambaran Sifat Organoleptik dan Nilai Gizi Siomay Daging Sapi dengan Penambahan Bahan Tahu Putih dan Daun Kelor (Moringa Oleifera L.) Sebagai Alternatif Selingan Sumber Zat Besi Untuk Pencegahan Anemia Pada Remaja Putri. Tugas Akhir. Program Studi Gizi Program Diploma Tiga. Jurusan Gizi. Politeknik Kesehatan Kementerian Kesehatan Bandung. Pembimbing : Agustina Indri Hapsari, S.ST. M.Gizi, RD Anemia defisiensi zat besi menjadi masalah kesehatan mendunia yang sering ditemukan pada wanita usia subur terutama pada remaja putri yang disebabkan akibat adanya siklus menstruasi dan pola makan yang kurang. Prevalensi anemia pada remaja usia 13 – 18 tahun yang mengalami anemia defisiensi zat besi sebanyak 28%. Salah satu langkah pencegahan yang dapat dilakukan adalah melalui penyediaan makanan selingan sumber zat besi. Daging sapi, daun kelor dan tahu putih merupakan bahan lokal sebagai sumber zat besi, asam amino, zink dan vitamin c. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui gambaran formulasi daging sapi, tahu putih, dan daun kelor terhadap sifat organoleptik pada siomay daging sapi. Penelitian eksperimental formulasi tahu putih dan daun kelor yang berbeda yakni F1 80%:20% F2 75%:25% dan F3 70%:30%. Pengujian sifat organoleptik dengan uji hedonik. Siomay daging sapi pada F2 75%:25% lebih unggul dalam hasil uji organoleptik serta dapat menjadi selingan sumber zat besi yang memenuhi persentase kebutuhan harian remaja putri dengan hasil perhitungan zat gizi menggunakan TKPI di dapatkan energi 357,465 kkal, protein 19,51 gr, lemak 13,338 gr, karbohidrat 40,097 gr, zat besi 5,372 mg, zink 0,7 mg dan vitamin C 4,2 mg dalam 1 resep (6 buah). Kata Kunci : Anemia, Siomay Daging Sapi, Tahu Putih, Daun Kelor, Zat Besi.

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 613.2 Diet, Ilmu Diet
Divisions: Jurusan Gizi > D III
Depositing User: Ms ELVITA PUTRI MAHARANI
Date Deposited: 05 Aug 2025 01:14
Last Modified: 05 Aug 2025 01:14
URI: http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/14749

Actions (login required)

View Item View Item