Al Zahra, Uliyul Khusna and Durachim, Adang and Wiryanti, Wiwin and Rismiati, Zuri (2025) PENGARUH KONSENTRASI ASAM NITRAT SEBAGAI AGEN DEKALSIFIKASI TERHADAP KUALITAS PREPARAT JARINGAN TULANG FEMUR MENCIT. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bandung.
|
Text
Cover.pdf Download (170kB) |
|
|
Text
Lembar Pengesahan.pdf Download (542kB) |
|
|
Text
Lembar Persetujuan .pdf Download (283kB) |
|
|
Text
Kata Pengantar.pdf Download (133kB) |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (208kB) |
|
|
Text
Daftar Isi.pdf Download (177kB) |
|
|
Text
Bab I.pdf Download (168kB) |
|
|
Text
Bab II.pdf Restricted to Repository staff only Download (322kB) |
|
|
Text
Bab III.pdf Restricted to Repository staff only Download (324kB) |
|
|
Text
Bab IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (299kB) |
|
|
Text
Bab V.pdf Download (131kB) |
|
|
Text
Daftar Pustaka.pdf Download (186kB) |
|
|
Text
Surat Pernyataan Publikasi Ilmiah.pdf Download (254kB) |
Abstract
Dekalsifikasi merupakan tahapan yang harus dilewati dalam proses pembuatan preparat jaringan tulang, karena tulang memiliki kandungan kalsium sehingga tulang menjadi keras. Pada proses dekalsifikasi biasanya menggunakan asam nitrat 5% dan asam nitrat 10%. Namun, asam nitrat 5% membutuhkan waktu dekalsifikasi yang cukup lama, sedangkan asam nitrat 10% menghasilkan kualitas preparat yang kurang baik. Telah dilakukan penelitian terkait pengaruh konsentrasi asam nitrat sebagai agen dekalsifikasi terhadap kualitas preparat jaringan tulang femur mencit. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh konsentrasi asam nitrat sebagai agen dekalsifikasi terhadap kualitas preparat jaringan tulang femur mencit. Metode penelitian menggunakan desain eksperimen semu (Quasi Experiment) dengan tiga variasi konsentrasi asam nitrat, yaitu 6%, 7%, dan 8%. Sampel terdiri dari 27 jaringan tulang femur mencit yang dibagi menjadi tiga kelompok perlakuan. Proses dekalsifikasi diamati setiap 30 menit untuk menilai tingkat kelunakan, sedangkan kualitas preparat dinilai berdasarkan kejelasan inti sel, sitoplasma, kontras pewarnaan, dan keberadaan artefak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa konsentrasi asam nitrat berpengaruh signifikan terhadap waktu dekalsifikasi (p=0,000), dengan asam nitrat 8% memberikan waktu tercepat (1,5 jam) dibandingkan 7% (2 jam) dan 6% (2,5 jam). Namun, uji Kruskal-Wallis terhadap kualitas preparat menunjukkan tidak ada perbedaan signifikan antara ketiga konsentrasi (p=0,046). Secara keseluruhan, preparat yang dihasilkan memiliki kualitas baik dengan skor rata-rata 3. Kesimpulan penelitian ini adalah variasi konsentrasi asam nitrat tidak secara signifikan memengaruhi kualitas preparat, tetapi konsentrasi 6% direkomendasikan untuk hasil yang optimal.
Kata kunci: asam nitrat, dekalsifikasi, kualitas preparat, tulang femur mencit.
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 610 Ilmu Kedokteran, Ilmu Pengobatan dan Ilmu Kesehatan 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 611 Anatomi Manusia, Biologi Sel, Biologi Jaringan |
| Divisions: | Jurusan Teknik Laboratorium Medik > DIII |
| Depositing User: | Miss Uliyul Khusna Al Zahra |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 07:52 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 07:52 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/14742 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
