Putri Nuriansyah, Reggita and Marliana, Nina and Merdekawati, Fusvita and Fathudin, Yogasliana (2025) Pengaruh Suhu dan Lama Penyimpanan Serum Terhadap Hasil Pemeriksaan Widal Metode Aglutinasi. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bandung.
|
Text
Cover.pdf Download (156kB) |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (240kB) |
|
|
Text
Kata Pengantar.pdf Download (161kB) |
|
|
Text
Daftar Isi.pdf Download (211kB) |
|
|
Text
BAB I.pdf Download (251kB) |
|
|
Text
BAB II.pdf Restricted to Repository staff only Download (335kB) |
|
|
Text
BAB III.pdf Restricted to Repository staff only Download (283kB) |
|
|
Text
BAB IV.pdf Restricted to Repository staff only Download (233kB) |
|
|
Text
BAB V.pdf Download (238kB) |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (203kB) |
|
|
Text
Lembar Persetujuan.pdf Download (580kB) |
|
|
Text
Lembar Pengesahan.pdf Download (490kB) |
|
|
Text
Surat Pernyataan Publikasi Ilmiah .pdf Download (281kB) |
Abstract
PENGARUH SUHU DAN LAMA PENYIMPANAN SERUM TERHADAP
HASIL PEMERIKSAAN WIDAL METODE AGLUTINASI
Reggita Putri Nuriansyah
P17334122088
ABSTRAK
Demam tifoid masih menjadi masalah kesehatan utama di Indonesia, sehingga
pemeriksaan Widal sebagai metode yang digunakan untuk diagnosis. Namun,
stabilitas titer antibodi dalam serum dapat dipengaruhi oleh suhu dan lama
penyimpanan, yang berpotensi memengaruhi hasil pemeriksaan. Penelitian ini
bertujuan untuk mengetahui pengaruh suhu dan lama penyimpanan serum terhadap
hasil pemeriksaan Widal metode aglutinasi. Penelitian menggunakan desain
eksperimen laboratorium dengan populasi serum sebanyak 10 pasien. Serum dibagi
menjadi tiga kelompok: pemeriksaan segera pada suhu 25ºC, penyimpanan 48 jam
pada suhu 2–8ºC, dan penyimpanan 72 jam pada suhu 2–8ºC. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa titer antibodi pada pemeriksaan segera dan setelah 48 jam
penyimpanan tidak ada penurunan titer. Namun, terjadi penurunan titer pada serum
yang disimpan selama 72 jam pada suhu 2–8ºC. Uji Friedman menunjukkan adanya
pengaruh suhu dan lama penyimpanan terhadap titer Widal (p = 0,000), sedangkan
uji Wilcoxon menunjukkan adanya pengaruh antara pemeriksaan segera dan
penyimpanan 72 jam (p = 0,011). Kesimpulannya, penyimpanan serum hingga 48
jam pada suhu 2–8ºC masih dapat mempertahankan stabilitas titer antibodi, namun
penyimpanan lebih dari 48 jam pada suhu 2–8ºC adanya penurunan titer.
Kata kunci: Demam Tifoid, Widal, Serum, Suhu dan Lama Penyimpanan
| Item Type: | Thesis (Diploma) |
|---|---|
| Subjects: | 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 611 Anatomi Manusia, Biologi Sel, Biologi Jaringan |
| Divisions: | Jurusan Teknik Laboratorium Medik > DIII |
| Depositing User: | Miss Reggita Putri Nuriansyah |
| Date Deposited: | 31 Jul 2026 08:16 |
| Last Modified: | 31 Jul 2026 08:16 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/14335 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
