Aprilliana, Fadillah Ika and Kusmiati, Sri and Kusniasih, Susi (2024) Hubungan Pengetahuan Orang Tua dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis Pada Anak di Puskesmas Garuda. Hubungan Pengetahuan Orang Tua dengan Kepatuhan Minum Obat Anti Tuberkulosis Pada Anak di Puskesmas Garuda, 1. pp. 1-129.
|
Text
cover.pdf Download (192kB) |
|
|
Text
Abstrak.pdf Download (664kB) |
|
|
Text
Bab I Pendahuluan.pdf Download (1MB) |
|
|
Text
Bab II Pembahasan.pdf Download (10MB) |
|
|
Text
Bab III Metodologi Penelitian.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
Bab IV Pembahasan.pdf Download (3MB) |
|
|
Text
Bab V Simpulan.pdf Download (401kB) |
Abstract
Tuberkulosis merupakan penyakit menular yang menjadi masalah kesehatan global dan penyebab kematian penyakit menular urutan kedua di dunia. Indonesia yang menjadi negara urutan kedua dengan angka tuberkulosis tertinggi yaitu sebanyak 1.06 juta kasus, angka tersebut mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya. Kepatuhan minum obat anti tuberkulosis sampai tuntas menjadi aspek keberhasilan dalam pengobatan. Pada anak dapat terjadi resistensi obat anti tuberkulosis yang disebabkan oleh pengetahuan orang tua atau pengasuh yang kurang dalam pemberian obat tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan pengetahuan orang tua dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis pada anak. Peneliti menggunakan desain penelitian cross sectional. Pengambilan sampel menggunakan teknik total sampling. Jumlah sampel yang didapatkan adalah 38 responden. Alat ukur yang digunakan berupa kuesioner pengetahuan dan kepatuhan minum obat. Analisa data menggunakan metode Rank Spearman. Hasil penelitian didapatkan nilai p-value 0,001, sehingga dapat disimpulkan adanya hubungan antara pengetahuan orang tua dengan kepatuhan minum obat anti tuberkulosis pada anak. Orang tua dapat meningkatkan pengetahuan melalui berbagai media edukasi dan lebih mematuhi aturan dalam pemberian obat.
Tuberculosis is an infectious disease that is a global health problem and the second leading cause of infectious disease death in the world. Indonesia is the second country with the highest number of tuberculosis cases at 1.06 million, an increase from the previous year. Adherence to taking anti-tuberculosis drugs until completion is an aspect of successful treatment. In children, anti-tuberculosis drug resistance can occur due to lack of knowledge of parents or caregivers in the administration of these drugs. This study aims to determine the relationship between parental knowledge and compliance with taking anti-tuberculosis drugs in children. Researchers used a cross-sectional research design. Sampling using the total sampling technique. The number of samples obtained was 38 respondents. The measuring instrument used was a questionnaire of knowledge and compliance with taking medication. Data analysis using the Rank Spearman method. The results obtained a p-value of 0.001, so it can be concluded that there is a relationship between parental knowledge and compliance with taking anti-tuberculosis drugs in children. Parents can increase their knowledge through various educational media and adhere more to the rules of drug administration.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | R Medicine > RT Nursing |
| Divisions: | Jurusan Keperawatan Bandung > D IV |
| Depositing User: | Ms. FADILLAH IKA APRILLIANA |
| Date Deposited: | 28 Apr 2026 02:00 |
| Last Modified: | 28 Apr 2026 02:01 |
| URI: | http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/10281 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
