Refki Habibil Ajmi, refki and Mamat Rahmat, Mamat Rahmat and Firman Solihat, Firman and Hafizah, Ilmi Sufa (2024) PENGARUH PENGHARUM RUANGAN MINYAK ATSIRI PEPPERMINT (Metha Piperita) TERHADAP PENURUNAN JUMLAH KOLONI BAKTERI DI RUANGAN. Diploma thesis, Politeknik Kesehatan Kemenkes Bandung.
|
Text
cover.pdf Download (42kB) |
|
|
Text
lembar pengesahan dan persetujuan.pdf Download (493kB) |
|
|
Text
abstrack.pdf Download (11kB) |
|
|
Text
Daftar isi.pdf Download (113kB) |
|
|
Text
bab 1.pdf Download (25kB) |
|
|
Text
bab 2.pdf Restricted to Repository staff only Download (341kB) |
|
|
Text
bab 3.pdf Restricted to Repository staff only Download (183kB) |
|
|
Text
bab 4.pdf Restricted to Repository staff only Download (404kB) |
|
|
Text
bab 5.pdf Download (7kB) |
|
|
Text
daftar pustaka.pdf Download (95kB) |
|
|
Text
lampiran.pdf Download (558kB) |
Abstract
ABSTRAK
Penyakit menular merupakan masalah kesehatan masyarakat yang utama di negara
maju dan berkembang, terutama disebabkan oleh masuknya dan berkembangnya
mikroorganisme seperti bakteri, jamur, parasit, dan virus. Masalah kualitas udara
dalam ruangan sering kali disebabkan oleh faktor-faktor seperti kurangnya
ventilasi, sumber kontaminan, mikroba, dan bahan bangunan. Polusi udara yang
buruk dapat menyebabkan penyakit pada manusia, khususnya kuman. Media Plate
Count Agar (PCA) digunakan untuk menghitung koloni bakteri dalam makanan,
produk susu, dan air limbah. Minyak atsiri, bahan antibakteri, dapat menghambat
pertumbuhan bakteri dengan mengganggu pembentukan membran atau dinding sel.
Minyak daun mint, yang mengandung minyak atsiri, mentol, menton, metil asetat,
flavonoid, asam fenolik, triterpen, vitamin C dan provitamin A, mineral, dan sifat
antibakteri lainnya, dapat menjadi solusi yang efektif. Penelitian ini menggunakan
metode eksperimen dengan variasi konsentrasi minyak atsiri peppermint 10% dan
frekuensi penyemprotan 1x, 2x, dan 3x. Data dikumpulkan dengan menghitung
jumlah koloni kuman pada media Plate Count Agar (PCA) sebelum dan sesudah
penyemprotan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyemprotan pengharum
ruangan dengan minyak atsiri peppermint secara signifikan menurunkan jumlah
koloni kuman di udara. Penurunan terbesar terjadi pada penyemprotan 1x dengan
rata-rata penurunan koloni kuman sebesar 23. Minyak atsiri peppermint efektif
dalam menurunkan jumlah koloni kuman di ruangan. Penyemprotan dengan
frekuensi lebih tinggi memberikan hasil yang lebih baik dalam mengurangi mikroba
udara.
Kata Kunci : Kuman, Minyak atsiri, Pengharum ruangan, Peppermint, Udara
Actions (login required)
![]() |
View Item |
