ASUHAN KEBIDANAN NEONATUS PADA BAYI A USIA 20 HARI DENGAN DIAPER RASH DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN A KABUPATEN BOGOR

Anis, Bibahul Jannah and Ni Nyoman, Sasnitiari and Elin, Supliyani and Novita, Dewi Pramanik (2022) ASUHAN KEBIDANAN NEONATUS PADA BAYI A USIA 20 HARI DENGAN DIAPER RASH DI PRAKTIK MANDIRI BIDAN A KABUPATEN BOGOR. Diploma thesis, Poltekkes Kemenkes Bandung.

[img] Text
COVER.pdf

Download (67kB)
[img] Text
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf

Download (163kB)
[img] Text
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (189kB)
[img] Text
RIWAYAT HIDUP PENULIS.pdf

Download (177kB)
[img] Text
ABSTRAK.pdf

Download (99kB)
[img] Text
PERNYATAAN BEBAS PLAGIARISME.pdf

Download (234kB)
[img] Text
KATA PENGANTAR.pdf

Download (99kB)
[img] Text
DAFTAR ISI.pdf

Download (106kB)
[img] Text
BAB I.pdf

Download (127kB)
[img] Text
BAB II.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (399kB)
[img] Text
BAB III.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (119kB)
[img] Text
BAB IV.pdf

Download (136kB)
[img] Text
BAB V.pdf

Download (133kB)
[img] Text
BAB VI.pdf

Download (115kB)
[img] Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (93kB)
[img] Text
LAMPIRAN.pdf

Download (1MB)
[img] Text
SURAT PERNYATAAN PUBLIKASI ILMIAH.pdf

Download (229kB)

Abstract

ABSTRAK Diaper rash atau ruam popok dikenal juga sebagai diaper dermatitis. Diaper rash adalah kemerahan pada kulit bayi akibat adanya kontak yang terus menerus dengan lingkungan yang tidak baik. Diaper rash terjadi pada bagian tubuh yang tertutupi oleh popok sehingga disebut sebagai ruam popok. Angka kejadian diaper rash di Indonesia telah mencapai 7-35% yang menimpa bayi dibawah tiga tahun dari jumlah kelahiran 4.746.438. Diaper rash sering terjadi akibat kurangnya perawatan perianal bayi, lingkungan yang kurang baik, dan rendahnya pengetahuan orang tua mengenai diaper rash. Dampak terburuk dari diaper rash yaitu dapat mengganggu pertumbuhan bayi. Tujuan penulisan laporan tugas akhir ini untuk melakukan asuhan kebidanan neonatus pada Bayi A usia 20 hari dengan Diaper Rash di PMB A Kabupaten Bogor. Metode penulisan yang digunakan dalam penyusunan laporan tugas akhir ini adalah laporan kasus. Bentuk pendokumentasian menggunakan SOAP dan teknik pengumpulan data menggunakan metode wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, studi dokumentasi, dan studi literatur. Hasil pengkajian data subjektif diperoleh Bayi A berusia 20 hari, Ibu datang mengatakan bahwa di area kemaluan dan lipatan paha bayi terdapat bercak kemerahan, selain itu Bayi A rewel, sering menangis, dan sulit tidur sejak 2 hari yang lalu. Dari data objektif, hasil pemeriksaan didapatkan bercak kemerahan pada daerah genitalia dan lipatan paha Bayi A. Sehingga ditegakkan analisa yaitu Bayi A usia 20 hari dengan diaper rash. Penatalaksanaan yang diberikan yaitu dengan memberikan penyuluhan mengenai diaper rash, perawatan perianal, dan cara mengganti diaper yang benar. Kemudian dilakukan asuhan dan pemantauan perawatan selama 20 hari dan berangsur-angsur membaik. Hasil asuhan Bayi A dinyatakan sembuh dari diaper rash pada perawatan hari ke-20. Kesimpulan hasil asuhan pada Bayi A usia 20 hari sudah mendapatkan asuhan kebidanan dengan tepat sehingga permasalahan pada bayi dengan diaper rash telah teratasi. Saran bagi orang tua Bayi A agar tetap menjaga perawatan perianal serta menjaga kebersihan lingkungan agar tidak terjadi Diaper rash kembali. Kata Kunci : Neonatus, Ruam popok, Perawatan perianal

Item Type: Thesis (Diploma)
Subjects: 600 Teknologi dan Ilmu-ilmu Terapan > 610 - 619 Ilmu Kedokteran dan Ilmu Pengobatan > 618 Ginekologi dan Obstetri
Divisions: Jurusan Kebidanan Bogor > D III
Depositing User: Anis Bibahul Jannah
Date Deposited: 21 Jul 2022 07:07
Last Modified: 21 Jul 2022 07:07
URI: http://repo.poltekkesbandung.ac.id/id/eprint/5390

Actions (login required)

View Item View Item